Jasad Diduga Boiko Gulo Ditemukan Terhimpit di Keramba Apung Setelah 21 Hari Pencarian

Kamaruddin • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:06 WIB
Jasad yang diduga merupakan Boiko Gulo, warga yang dilaporkan hilang setelah terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, akhirnya ditemukan di Desa Persiapan Pulau Belimbing, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (25/8/2026). (Humas Polsek Bangkinang Barat untuk Riaupos.co)
Jasad yang diduga merupakan Boiko Gulo, warga yang dilaporkan hilang setelah terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, akhirnya ditemukan di Desa Persiapan Pulau Belimbing, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (25/8/2026). (Humas Polsek Bangkinang Barat untuk Riaupos.co)

 

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Jasad yang diduga merupakan Boiko Gulo, warga yang dilaporkan hilang setelah terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, akhirnya ditemukan setelah 21 hari pencarian. 

Jasad tersebut ditemukan terhimpit di keramba apung milik warga di Desa Persiapan Pulau Belimbing, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (25/8/2026).

Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Rully Chairullah membenarkan penemuan jasad tersebut. Menurutnya, polisi masih melakukan proses identifikasi untuk memastikan identitas korban.

Baca Juga: Pemprov Riau Dorong Perdagangan Karbon Perkuat Fiskal Daerah 

“Dugaan sementara jasad yang ditemukan tersebut adalah tubuh Boiko Gulo. Namun, kita belum bisa memastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan forensik. Pihak keluarga juga telah kita hubungi,” ujar Rully.

Rully mengatakan, meski keluarga korban telah dihubungi, pihak kepolisian tetap melakukan pemeriksaan terhadap jasad guna memastikan identitasnya sebelum diserahkan kepada keluarga.

Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan, jasad tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang untuk menjalani pemeriksaan identitas dan proses pembersihan.

Baca Juga: Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026  Tembus 1.250 Orang

“Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa menuju Rumah Sakit Umum Bangkinang guna pemeriksaan identitas dan pembersihan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.

Sebelumnya, Boiko Gulo dilaporkan hilang setelah terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin pada 4 Agustus 2026. Tim gabungan kemudian melakukan operasi pencarian di sepanjang aliran sungai.

Namun, operasi pencarian resmi dihentikan pada Senin (10/8/2026) setelah upaya pencarian dilakukan sesuai prosedur dan belum membuahkan hasil.

Baca Juga: Menteri LH Apresiasi Kebijakan Dekarbonisasi PTPN IV PalmCo

Sebanyak 21 hari setelah Boiko dilaporkan hilang, jasad yang diduga kuat merupakan dirinya ditemukan di sekitar keramba apung milik warga di Desa Persiapan Pulau Belimbing.

Saat ini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dan identifikasi untuk memastikan apakah jasad tersebut benar merupakan Boiko Gulo sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.(kom)

Editor : M. Erizal
jembatan rantau berangin terjatuh dari jembatan Hilang