KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Kabut asap menyelimuti Kota Bangkinang dan sejumlah wilayah perbatasan Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar. Kondisi tersebut dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta cuaca panas ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB BPBD Kampar Adi Candra Lukita mengatakan, data Air Quality Monitoring System (AQMS) atau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), kualitas udara di Kabupaten Kampar berada pada angka 79 atau kategori sedang.
“Berdasarkan data AQMS/ISPU, nilai ISPU Kabupaten Kampar berada pada angka 79 atau kategori sedang, dengan parameter kritis PM2,5,” jelas Adi Candra.
Baca Juga: Rayakan HUT Ke-25, Demokrat Kuansing Bersihkan Arena Pacu Jalur dari Sampah
Ia mengatakan, kabut asap yang terjadi di Bangkinang dan wilayah perbatasan Rimbo Panjang berkaitan dengan adanya kebakaran hutan dan lahan serta kondisi cuaca panas ekstrem akibat fenomena El Nino.
“Kabut asap menyelimuti Kota Bangkinang dan wilayah perbatasan Rimbo Panjang karena kebakaran hutan dan lahan serta cuaca panas yang ekstrem akibat El Nino,” ujarnya.
Adi Candra menambahkan, terkait kondisi dan status penanganan karhutla di Kabupaten Kampar, pemerintah daerah akan menggelar rapat koordinasi pada Rabu.
Baca Juga: Kualitas Udara Bengkalis Masuk Kategori Tidak Sehat, Warga Diimbau Gunakan Masker
“Untuk status di Kabupaten Kampar, besok Rabu akan dilaksanakan rapat koordinasi,” tegasnya.(kom)
Editor : Edwar Yaman