BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar bersama Satgas Gabungan terus melakukan penanganan terhadap kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah wilayah. Berdasarkan laporan harian kondisi bencana hidrometeorologi BPBD Kampar per Selasa (25/8/2026) pukul 19.00 WIB, terdapat dua kejadian kebakaran lahan yang menjadi perhatian petugas.
Kepala Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kampar, Adi Candra Lukita, menjelaskan bahwa kebakaran lahan di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, hingga hari ketiga masih menyisakan api dan asap. Luas lahan yang terbakar tercatat sekitar 7 hektare, dengan jenis lahan mineral gambut dan vegetasi berupa semak belukar.
"Tim di lapangan masih melakukan penanganan dengan penyekatan, pendinginan dan pemblokiran di area yang terbakar untuk mencegah api meluas," jelas Adi.
Baca Juga: Berdoa Memohon Turunnya Hujan, Kecamatan Teluk Meranti Gelar Salat Istisqa
Dalam penanganan tersebut, BPBD mengerahkan 11 personel, dibantu lima personel Polri, dua personel TNI, 30 personel Brimob dan tiga orang masyarakat. Petugas menggunakan sejumlah peralatan pemadaman, termasuk kendaraan operasional, mesin pompa, selang dan nozzle.
Sementara itu, kebakaran lahan di Desa Naga Tanjung Bungo, Kecamatan Kampa, dengan luas sekitar 6 hektare dilaporkan sudah padam. Lahan yang terbakar merupakan lahan mineral gambut dengan vegetasi semak belukar dan perkebunan karet.
Adi mengatakan, proses pemadaman di lokasi tersebut dilakukan Satgas Darat Gabungan dengan metode penyekatan manual, pendinginan dan pemblokiran. Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran.
Baca Juga: Jarak Pandang Masih di Atas Batas Normal, Aktivitas Bandara SSK II Berjalan Lancar
Di sisi lain, BPBD Kampar juga memantau kondisi kualitas udara. Data AQMS/ISPU pada pukul 19.00 WIB menunjukkan nilai ISPU Kabupaten Kampar berada di angka 92, kategori sedang dan hampir menyentuh kategori tidak sehat, dengan parameter kritis PM2,5.
BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan informasi prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kampar, di antaranya XIII Koto Kampar, Koto Kampar Hulu, Kuok, Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu.