KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Bupati KamparAhmad Yuzar meresmikan UPTD Puskesmas Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kamis (3/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan seluruh masyarakat harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi sosial.
Peresmian Puskesmas Kuntu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kampar, Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar didampingi anggota DPRD Kabupaten Kampar Habiburrahman, Eko Sutrisno, Sekda Ardi Mardiansyah dan Kadis Kesehatan Zulhendra Das'at.
Baca Juga: 7 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Belantaraya, Kapolres Inhil Turun Padamkan Api
Ahmad Yuzar mengatakan, kehadiran Puskesmas Kuntu merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang mudah, berkualitas dan berkeadilan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kampar Kiri.
Ia meminta seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Kuntu memberikan pelayanan secara profesional serta mengedepankan sikap ramah dan tidak diskriminatif.
“Saya minta seluruh petugas memberikan pelayanan terbaik. Jangan membeda-bedakan masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan,” tegas Ahmad Yuzar.
Baca Juga: DPP Tunjuk Parisman Ikhwan Ketua Harian DPD Golkar Riau
Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan harus diikuti dengan dukungan sumber daya manusia, anggaran serta sarana dan prasarana yang memadai. Pemkab Kampar, kata dia, akan terus memberikan dukungan agar pelayanan di Puskesmas Kuntu dapat berjalan secara optimal.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Kampar juga menyerahkan satu unit ambulans untuk menunjang pelayanan kesehatan dan kebutuhan transportasi medis masyarakat.
“Fasilitas yang sudah diberikan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. Pelayanan kesehatan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Tiga Bisnis Anak Muda Sabet J&T Super Seller 2026
Selain pelayanan kesehatan, Ahmad Yuzar turut menyoroti persoalan stunting. Pada kegiatan tersebut, bantuan Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) diberikan kepada anak stunting sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi dan mendukung tumbuh kembang anak.
Bupati menegaskan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi OPD, lintas sektor, pemerintah desa dan masyarakat.
“Penanganan stunting bukan tugas satu pihak. Seluruh OPD, lintas sektor dan masyarakat harus bergerak bersama. Kita berkomitmen menekan kasus stunting baru dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kampar,” katanya.
Baca Juga: Sewitri Dorong RUU Daerah Kepulauan Jadi Jalan Keadilan Pembangunan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Kampar, Ninik Mamak Kenegerian Kuntu, para kepala desa serta masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan Puskesmas Kuntu.
Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas kesehatan tersebut agar dapat memberikan manfaat secara maksimal dan berkelanjutan.
“Mari kita jaga dan rawat sekaligus kita kontrol bersama, sehingga Puskesmas ini betul-betul dapat kita manfaatkan dalam pelayanan kesehatan,” pungkasnya.
Baca Juga: Sambut Hari Palang Merah Indonesia, Grand Zuri Pekanbaru Gelar Aksi Donor Darah Bersama PMI
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kampar Habiburrahman mengapresiasi perhatian dan komitmen Bupati Kampar sehingga Puskesmas yang telah lama dinantikan masyarakat tersebut akhirnya dapat direalisasikan.
“Atas nama masyarakat Serantau Kampar Kiri, khususnya Kenegerian Kuntu, kami menyampaikan penghargaan, terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Kampar. Alhamdulillah, setelah bertahun-tahun dinantikan, hari ini kita sudah memiliki Puskesmas,” ujar Habiburrahman.
Ia menyebut pembangunan Puskesmas Kuntu telah melalui proses panjang dan berlangsung sejak masa kepemimpinan bupati sebelumnya. Menurutnya, kesungguhan dan komitmen Bupati Ahmad Yuzar turut mendorong hingga fasilitas kesehatan tersebut akhirnya dapat diselesaikan dan diresmikan.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Gambut di Rimba Panjang Kampar, Tim Gabungan Masih Berjibaku
“Kami berjibaku dan terus berusaha agar Puskesmas ini terwujud. Alhamdulillah, perjuangan panjang itu akhirnya membuahkan hasil. Ini merupakan keberkahan bagi masyarakat Kuntu dan Kampar Kiri pada umumnya,” katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno. Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kampar serta jajaran OPD yang telah memberikan perhatian dan komitmen dalam menghadirkan fasilitas kesehatan bagi masyarakat.
Kepala Desa Kuntu Asril Bakar juga menyambut baik peresmian Puskesmas tersebut. Ia menyebut kehadiran fasilitas kesehatan itu sebagai kehormatan sekaligus keberkahan bagi Kenegerian Kuntu.
Baca Juga: Bawa Nama Polres Kepulauan Meranti, Bripda Renhard Raih Perak di Riau Challenge 2026
“Ini merupakan suatu kehormatan terbesar bagi Kenegerian Kuntu. Puskesmas ini sudah lama kami idamkan sebagai wadah pelayanan kesehatan masyarakat. Alhamdulillah, berkat kesungguhan, kepedulian dan perhatian Bupati Kampar, hari ini dapat kita resmikan,” ungkapnya.
Dengan beroperasinya Puskesmas Kuntu, masyarakat di Kenegerian Kuntu dan wilayah sekitarnya diharapkan semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, sekaligus mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Kampar Kiri.(kom)
Editor : M. Erizal