Sumber Air Tak Tersedia, Petugas Kesulitan Padamkan Karhutla di Rimbo Panjang

Kamaruddin • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 19:36 WIB
Tim TRC BPBD Kabupaten Kampar bersama satgas gabungan memadamkan kebakaran lahan  di Jalan Madura, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, hingga Jumat (4/9/2026). (BPBD Kampar untuk Riaupos.co)
Tim TRC BPBD Kabupaten Kampar bersama satgas gabungan memadamkan kebakaran lahan di Jalan Madura, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, hingga Jumat (4/9/2026). (BPBD Kampar untuk Riaupos.co)

 

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Madura, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, hingga Jumat (4/9/2026) sore masih belum sepenuhnya padam.

Tim gabungan masih melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi.

Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, kebakaran terjadi pada lahan gambut dengan vegetasi berupa perkebunan nenas dan semak belukar.

Baca Juga: Sempat Viral Karena Posting Minum-minuman Keras di Atas Jalur di Kuansing, PS Kembali Ditangkap

“Untuk kondisi terkini, api belum padam dan masih terdapat banyak asap. Luas lahan yang terbakar hingga hari kedua tidak mengalami penambahan, sehingga total luas yang terdampak sekitar 1,5 hektare,” jelas Adi Candra Lukita.

Ia mengatakan, proses pemadaman masih menghadapi kendala karena tidak tersedianya sumber air di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi tersebut menyulitkan petugas dalam menyuplai air untuk proses pemadaman.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, BPBD Kampar mengerahkan 10 personel. Selain itu, turut terlibat tiga personel Polri, dua personel TNI dan empat orang masyarakat.

Baca Juga: 80 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Dilantik, Ini Kata Bupati Inhu

“Satgas darat terus melakukan pemadaman dengan metode penyekatan, pendinginan, serta pemblokiran di area lokasi untuk mencegah api meluas,” ujarnya.

Untuk mendukung operasi pemadaman, petugas menggunakan sejumlah sarana dan prasarana, di antaranya dua unit kendaraan R4 milik BPBD dan Polri, tujuh selang buang ukuran 1,5 inci, dua nozzle jarum 1,5 inci, dua mesin GX 200 Honda serta satu mesin mini strek.

Sementara itu, berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG yang tercantum dalam laporan BPBD Kampar, terdapat peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.

Baca Juga: Terungkap Jadwal Penjualan iPhone 18, Seri Pro dan Pro Max serta iPhone Lipat Bakal Diperkenalkan

Di sisi lain, hasil pemantauan kualitas udara pada Jumat pukul 15.04 WIB menunjukkan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kabupaten Kampar berada pada angka 113 dengan kategori tidak sehat. Parameter kritis yang terpantau adalah PM2,5.

BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di wilayah yang memiliki lahan gambut, serta mengikuti informasi dan arahan petugas di lapangan.(kom)

Editor : M. Erizal
bpbd kampar lahan gambut karhutla kampar