KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Madura, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, dipastikan telah padam. Hingga Ahad (6/9/2026) pukul 16.30 WIB, tidak ditemukan lagi asap maupun titik api di lokasi.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, kebakaran terjadi pada lahan gambut dengan vegetasi berupa perkebunan nenas dan semak belukar. Luas lahan yang terbakar tercatat sekitar 1,5 hektare dan tidak mengalami penambahan hingga hari keempat penanganan.
“Api sudah padam. Sampai pemantauan terakhir tidak ditemukan lagi asap maupun titik api di lokasi,” jelasnya.
Baca Juga: PT Pulau Sambu Kerahkan Damkar Perusahaan Bantu Tangani Karhutla di Kateman Inhil
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Satgas Darat melakukan sejumlah upaya, mulai dari penyekatan, pendinginan hingga pemblokiran di area lokasi kebakaran. Sebanyak 13 personel dikerahkan, terdiri dari delapan personel BPBD, dua personel Polri dan tiga personel TNI.
Petugas juga menggunakan sejumlah peralatan pemadaman, di antaranya satu unit kendaraan R4 BPBD, satu unit kendaraan R4 milik kepolisian, tujuh selang buang ukuran 1,5 inci, dua nozel jarum 1,5 inci, dua mesin GX 200 Honda serta satu mesin mini strek.
Menurut Adi Candra, salah satu kendala dalam proses pemadaman adalah minimnya sumber air di sekitar lokasi. Meski demikian, kondisi kebakaran telah berhasil dikendalikan dan statusnya saat ini dinyatakan padam.
Baca Juga: Hadirkan Semangat Baru, Storypie Rebranding lewat "Give With Love"
Di sisi lain, BPBD Kampar tetap mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kondisi cuaca. Berdasarkan informasi prakiraan cuaca dalam laporan harian tersebut, wilayah Kabupaten Kampar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sebagian wilayah.
Sementara itu, titik hotspot di Kabupaten Kampar pada pembaruan pukul 16.30 WIB tercatat nihil. Kondisi kualitas udara berdasarkan data AQMS/ISPU Kabupaten Kampar berada pada angka 68 atau kategori sedang, dengan parameter kritis PM2,5.
BPBD Kampar mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan maupun perubahan cuaca dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana. (kom)
Editor : M. Erizal