KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mencatat dua kejadian kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Kampar hingga Senin (14/9/2026). Kedua lokasi kebakaran berada di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, dan Desa Pulau Godang, Kecamatan XIII Koto Kampar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan, melalui Kepala Pusdalops PB BPBD Kampar, Adi Candra Lukita, menjelaskan bahwa kebakaran lahan di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, tepatnya di perbatasan Jalan Uka Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, telah berhasil dipadamkan.
“Api sudah padam, namun di lokasi masih terdapat asap. Tim masih melakukan pemantauan dan pendinginan untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali,” jelas Adi.
Baca Juga: Kasus ISPA di Kampar Capai 1.297 Kasus, Diskes Imbau Warga Waspadai Asap Karhutla
Kebakaran di lokasi tersebut terjadi pada lahan gambut dengan vegetasi semak belukar. Berdasarkan laporan BPBD, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 3 hektare. Dalam penanganannya, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri dan Manggala Agni melakukan pemadaman, pemblokiran serta pendinginan.
Sebanyak 42 personel dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut, terdiri dari 7 personel BPBD, 5 personel TNI, 20 personel Polri dan 10 personel Manggala Agni. Salah satu kendala yang dihadapi tim di lapangan adalah keterbatasan sumber air.
Sementara itu, kebakaran lahan juga terjadi di Desa Pulau Godang, Kecamatan XIII Koto Kampar. Kebakaran melanda lahan mineral gambut dengan vegetasi semak belukar seluas sekitar 7 hektare.
Baca Juga: Kanwil DJP Riau Tanamkan Kesadaran Pajak pada Pelajar SMP di Pekanbaru
“Untuk di Desa Pulau Godang, api juga sudah padam dan tersisa asap tipis. Tim melakukan pemadaman secara manual karena tidak tersedia sumber air dan akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat,” ujar Adi.
Dalam penanganan di Desa Pulau Godang, BPBD bersama Polri dan perangkat desa menerjunkan personel untuk melakukan pemadaman. Kondisi medan dan keterbatasan sumber air menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.
Di sisi lain, BPBD Kampar juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan informasi prakiraan cuaca, sebagian wilayah Kabupaten Kampar berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
Baca Juga: Lagi, Polsek Cerenti Tertibkan 29 Rakit PETI di Sepanjang Sungai Batang Kuantan
Kondisi kualitas udara Kabupaten Kampar juga menjadi perhatian. Data AQMS/ISPU pada pukul 17.00 WIB menunjukkan nilai ISPU mencapai 194, dengan parameter kritis PM2,5 dan berada pada kategori tidak sehat.
Adi mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi masih ditemukannya titik panas dan asap di sejumlah lokasi.
“BPBD bersama tim gabungan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap,” tegasnya.(kom)
Editor : Edwar Yaman