Viral, Kelas Jarak Jauh SDN 007 Sungai Agung Berdinding Triplek, Disdikpora Segera Turun Tangan

Kamaruddin • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 21:37 WIB
Kondisi memprihatinkan dialami kelas jarak jauh UPT SDN 007 Desa Sungai Agung, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. (Foto Warga untuk Riaupos.co)
Kondisi memprihatinkan dialami kelas jarak jauh UPT SDN 007 Desa Sungai Agung, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. (Foto Warga untuk Riaupos.co)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Kondisi memprihatinkan dialami kelas jarak jauh UPT SDN 007 Desa Sungai Agung, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Bangunan sekolah yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar hingga kini masih berdindingkan triplek.

Kondisi sekolah tersebut viral di media sosial dan mendapat perhatian masyarakat. Pihak sekolah pun berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan bantuan pembangunan gedung yang lebih layak.

Salah seorang guru kelas jarak jauh SDN 007 Sungai Agung, Rahmawati, mengatakan sekolah tersebut telah berdiri sejak 19 Juli 2004. Namun, hingga kini kondisi bangunan sekolah masih sangat sederhana dan membutuhkan perhatian pemerintah.

Baca Juga: Kampar Kembangkan Padi Lokal, Ditargetkan Bisa Panen Tiga Kali Setahun

"Kami mohon bantuan kepala daerah untuk membantu pembangunan kelas jarak jauh SDN 007 Sungai Agung. Sekolah ini berdiri sejak 19 Juli 2004, sampai saat ini bangunannya masih berdindingkan triplek," ujar Rahmawati, Selasa (15/9/2026).

Meski berada dalam keterbatasan sarana dan prasarana, kata Rahmawati, sekolah tersebut telah meluluskan banyak murid. Bahkan, sejumlah alumninya berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan menjadi sarjana di berbagai bidang, di antaranya hukum dan komputer.

"Harapan kami, semoga bapak kepala daerah dapat memberikan bantuan untuk sekolah kami ini. Kondisinya sudah sangat darurat," ungkapnya.

Baca Juga: Sejumlah Daerah Diselimuti Kabut Asap Kiriman, Hotspot Riau Tersisa 40 Titik 

Rahmawati menjelaskan, kelas jarak jauh SDN 007 Sungai Agung saat ini telah menyelenggarakan pendidikan hingga kelas VI. Namun, proses belajar mengajar hanya ditangani oleh dua orang guru.

Dengan keterbatasan tenaga pengajar tersebut, satu guru harus menangani pembelajaran untuk tiga kelas dalam satu ruangan. Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri bagi guru dan siswa dalam menjalankan proses belajar mengajar.

Menanggapi kondisi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kampar, Helmi, langsung merespons. Ia memastikan tim dari Dinas Dikpora akan turun langsung untuk meninjau kondisi kelas jarak jauh SDN 007 Sungai Agung.

Baca Juga: Bupati dan Ketua DPRD Kompak Desak PLN Segera Atasi Krisis Listrik di Meranti

"Besok, Rabu, tim dari Dinas Dikpora akan turun langsung meninjau kelas jarak jauh SDN 007 Sungai Agung ini. Insya Allah, akan segera ditangani melalui APBD Perubahan 2026," jelas Helmi.

Penanganan tersebut diharapkan dapat segera memberikan solusi terhadap kondisi bangunan sekolah yang selama lebih dari dua dekade digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dengan fasilitas yang masih sangat terbatas.



Editor : Rinaldi
kelas jarak jauh sdn 007 Sungai Agung dinding triplek disdikpora kampar