KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kampar menyindir buruknya saluran komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Kritik tajam tersebut ditujukan langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Ardi Mardiansyah dan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD (Sekwan) dalam rapat paripurna Ranperda Perubahan APBD TA 2026, Senin (21/9/2026).
Juru Bicara Fraksi Demokrat DPRD Kampar, Jonni Fiter Suplus, menyampaikan kekecewaannya usai sejumlah upaya koordinasi dengan pejabat eksekutif kerap menguap tanpa respons. Di akhir penyampaian pandangan umum fraksi, Jonni bahkan melontarkan pantun yang secara khusus menyinggung tertutupnya komunikasi jajaran Pemkab Kampar tersebut.
"Keluh kesah rakyat disampaikan melalui kami sebagai wakilnya. Untuk berkoordinasi, kami perlu petunjuk, arahan, dan SOP yang jelas dari pemerintah daerah. Namun, setiap kali ditelepon tidak pernah diangkat dan tidak dibalas," ungkap Jonni.
Baca Juga: Kemarau Panjang, Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok di Pasar Rakyat Kota Rengat Masih Stabil
Jonni menegaskan, kritik ini disampaikan bukan atas kepentingan pribadi, melainkan demi mempermudah penyelesaian berbagai aspirasi masyarakat di lapangan. Menurutnya, sinergi dan perbaikan saluran komunikasi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama menghadirkan solusi bagi warga Kampar.
Menanggapi sorotan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar berjanji akan menjembatani dan memperbaiki pola komunikasi antara Sekda, Plt Sekwan, dan jajaran dewan, khususnya dengan Jonni Fiter.
"Pak Sekda ini tipikal pekerja keras, orangnya memang pendiam. Nanti hubungan dan komunikasi antara Pak Jonni, Pak Sekda, serta Pak Sekwan akan segera saya perbaiki," kata Ahmad Yuzar saat menyampaikan tanggapan pemerintah.
Selain isu komunikasi, Ahmad Yuzar turut merespons sejumlah catatan strategis Fraksi Demokrat terkait Ranperda Perubahan APBD 2026. Ia menjelaskan bahwa keterbatasan fiskal memaksa Pemkab Kampar melakukan penyesuaian serta penentuan skala prioritas program.
Baca Juga: MAN IC Siak Kembali Bersinar, Dua Siswa Torehkan Prestasi OSN Nasional 2026
Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Kampar dalam meningkatkan mutu pelayanan publik melalui penegakan disiplin ASN, menjamin keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC) di sektor kesehatan, serta memperkuat pendidikan vokasi agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja.(kom)
Editor : Edwar Yaman