Disdikpora Kampar Bergerak Cepat Bangun Ruang Belajar Baru Sekolah Kelas Jauh SDN 007 Sungai Agung 

Kamaruddin • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 00:28 WIB
Plt Kadisdikpora Kampar Helmi saat mendampingi konsultan mengukur lahan sekolah kelas jauh SDN 007 Sungai Agung, Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Kamis (24/9/2026). (Kamaruddin/Riaupos.co)
Plt Kadisdikpora Kampar Helmi saat mendampingi konsultan mengukur lahan sekolah kelas jauh SDN 007 Sungai Agung, Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Kamis (24/9/2026). (Kamaruddin/Riaupos.co)

 

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kampar bergerak cepat menindaklanjuti kondisi sekolah kelas jauh SDN 007 Desa Sungai Agung yang sebelumnya viral dan mendapat perhatian masyarakat. 

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, Helmi, langsung turun ke lapangan dengan membawa konsultan untuk melihat kondisi sekolah sekaligus melakukan pengukuran lahan.

Peninjauan dan pengukuran tersebut dilakukan Kamis (24/9/2026). Helmi didampingi konsultan serta guru Rohmawati melakukan pengukuran terhadap lahan yang telah dihibahkan untuk kepentingan pembangunan fasilitas sekolah.

Baca Juga: Sulap Hutan Jadi Kebun Sawit, Polda Riau Tetapkan Oknum DPRD Kampar Tersangka

Lahan yang disiapkan tersebut memiliki luas sekitar setengah hektare. Pemerintah daerah merencanakan pembangunan ruang belajar baru di atas lahan tersebut guna mendukung kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah kelas jauh SDN 007 Desa Sungai Agung.

Pengukuran dilakukan sebagai bagian dari tahapan awal sebelum pembangunan dilaksanakan. Konsultan turun langsung untuk mengukur lahan sekaligus memastikan kebutuhan ruang belajar yang akan dibangun.

Helmi mengatakan, pihaknya tidak ingin menunda-nunda tindak lanjut terhadap kondisi sekolah tersebut. Setelah mendapat perhatian luas, Disdikpora Kampar langsung mengambil langkah dengan turun ke lapangan dan membawa konsultan untuk melakukan pengukuran.

Baca Juga: Viral karena Dinding Triplek, Begini Perjalanan Menuju Kelas Jauh SDN 007 Sungai Agung

“Hari ini kita langsung membawa konsultan untuk mengukur lahan sekolah dan mengukur ruang belajar baru. Pembangunan ruang belajar baru menggunakan dana APBD-P 2026,” jelas Helmi saat mendampingi konsultan mengukur lahan sekolah.

Menurut Helmi, lahan yang akan digunakan untuk pembangunan tersebut sebelumnya sudah dihibahkan. Dengan status lahan yang telah tersedia, proses persiapan pembangunan dapat segera dilakukan, termasuk pengukuran dan penyusunan kebutuhan pembangunan.

Rencana pembangunan ruang belajar baru itu akan menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD Perubahan (APBD-P) Kabupaten Kampar tahun 2026. Anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung pembangunan fasilitas pendidikan di sekolah kelas jauh SDN 007 Desa Sungai Agung.

Baca Juga: Saksi Sebut Suhardiman Beri Perintah Sembunyikan Mobil Sogokan

Kehadiran Helmi bersama konsultan di lokasi juga menjadi bentuk respons langsung Disdikpora Kampar terhadap kondisi pendidikan di daerah tersebut. Pengukuran lahan dilakukan untuk mendapatkan gambaran teknis terkait lokasi dan kebutuhan pembangunan ruang belajar baru.

Sekolah kelas jauh SDN 007 Desa Sungai Agung sebelumnya menjadi perhatian setelah kondisi sekolah tersebut viral. Kondisi itu kemudian mendapat respons dari pemerintah daerah melalui Disdikpora Kampar.

Dengan adanya lahan yang telah dihibahkan dan dukungan anggaran melalui APBD-P 2026, pembangunan ruang belajar baru diharapkan dapat segera direalisasikan. Penambahan ruang belajar tersebut nantinya diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar dan memberikan fasilitas yang lebih memadai bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Baca Juga: Promo Lelang Produk Samsung Rp500 Ribu di Toko Ponsel di Pekanbaru Ini

Langkah cepat Disdikpora Kampar ini menunjukkan bahwa persoalan sarana pendidikan di sekolah kelas jauh tersebut mulai ditindaklanjuti secara konkret. Tidak hanya melakukan peninjauan, pemerintah daerah juga langsung masuk pada tahapan persiapan teknis pembangunan melalui pengukuran lahan bersama konsultan.

Helmi menegaskan bahwa pengukuran yang dilakukan menjadi bagian penting dalam proses persiapan pembangunan ruang belajar baru. Hasil pengukuran tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan pembangunan di lahan yang telah disiapkan.

Pembangunan ruang belajar baru dengan menggunakan APBD-P 2026 diharapkan dapat memberikan solusi terhadap kebutuhan fasilitas pendidikan di sekolah kelas jauh SDN 007 Desa Sungai Agung. Pemerintah daerah pun telah menunjukkan komitmennya dengan menindaklanjuti kondisi tersebut secara langsung di lapangan.

Baca Juga: Songsong Hari Jadi Rohil, Pemda Bahas Rangkaian Kegiatan

Setelah tahapan pengukuran dilakukan, proses selanjutnya akan mengikuti tahapan teknis pembangunan sesuai dengan perencanaan dan anggaran yang telah disiapkan.

Bagi masyarakat Desa Sungai Agung, rencana pembangunan fasilitas baru tersebut menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan sarana pendidikan. Terlebih, keberadaan fasilitas belajar yang memadai menjadi salah satu kebutuhan utama untuk mendukung proses pendidikan bagi para siswa.

Disdikpora Kampar berharap pembangunan ruang belajar baru tersebut dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan, khususnya bagi siswa yang mengikuti pembelajaran di sekolah kelas jauh SDN 007 Desa Sungai Agung.(kom)

Editor : M. Erizal
sdn 007 Sungai Agung disdikpora kampar viral di medsos