KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Kamis (1/10/2026).
Kalaksa BPBD Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, berdasarkan laporan kondisi bencana hidrometeorologi Kabupaten Kampar yang diperbarui hingga pukul 16.00 WIB, kondisi cuaca secara umum berawan dengan suhu berkisar 27–28 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 90 persen.
“Peringatan dini menyebutkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar,” jelasnya.
Baca Juga: Dari Balik Jeruji, WBP Rutan Rengat Tekun Belajar Mengaji Upaya Memperbaiki Diri
Wilayah yang masuk dalam peringatan dini tersebut meliputi Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Tapung Hilir, Kampar Kiri Tengah, Gunung Sahilan, Tambang, Siak Hulu, Tapung, Tapung Hulu, Perhentian Raja, dan Kampa.
Meski terdapat potensi cuaca buruk, BPBD Kampar mencatat hingga pembaruan laporan pukul 16.00 WIB belum terdapat kejadian bencana yang dilaporkan. Titik panas (hotspot) juga tercatat nihil.
Selain kondisi cuaca, BPBD Kampar turut memantau kualitas udara. Data AQMS/ISPU Kabupaten Kampar pada pukul 16.00 WIB menunjukkan nilai ISPU sebesar 114 dengan kategori tidak sehat, dengan parameter kritis PM10.
Baca Juga: Gawat! Satpol PP-PKP Kuansing Temukan Lagi Satu LC yang Positif Idap Penyakit Menular Seksual
Sementara itu, hasil pemantauan PLTA Koto Panjang pada pukul 13.00 WIB mencatat elevasi berada di angka 75,85 meter di atas permukaan laut (mdpl). Inflow waduk tercatat 346,85 meter kubik per detik, sedangkan outflow melalui turbin mencapai 126,20 meter kubik per detik.
BPBD Kampar mengingatkan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah yang masuk dalam peringatan dini, agar tetap berhati-hati dan mengikuti perkembangan informasi cuaca serta imbauan dari pihak berwenang.(kom)
Editor : M. Erizal