UPT PPA Kampar Dampingi Korban Pencabulan oleh Mantan Kepala SD

Kamaruddin • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:24 WIB
Kepala UPT PPA Kabupaten Kampar Linda Wati. (Istimewa)
Kepala UPT PPA Kabupaten Kampar Linda Wati. (Istimewa)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kabupaten Kampar memberikan pendampingan psikologis terhadap anak-anak yang menjadi korban pencabulan oleh (R), mantan kepala sebuah SD swasta di Kecamatan Tambang.

Kepala UPT PPA Kabupaten Kampar Linda Wati menjelaskan, pihaknya telah turun tangan mendampingi tiga anak korban pencabulan sejak 22 September lalu. "Kami sudah turun ke lapangan bersama psikiater untuk mendampingi pemulihan mental anak-anak korban pencabulan," ujar Linda Wati, Sabtu (3/10/2026).

Linda berpesan kepada para orang tua agar segera melapor ke UPT PPA apabila anak-anak mereka menunjukkan keengganan untuk pergi ke sekolah. Sejauh ini, pihak UPT PPA menyatakan belum ada laporan susulan terkait hal tersebut.

Baca Juga: Dilantik Jadi Ketua APHTN-HAN Riau, Dr Maxsasai Ingatkan Pengurus jaga Integritas Keilmuan

Ia juga mengimbau orang tua lainnya yang mendapati anak mereka menjadi korban untuk segera melapor agar penanganan dan perlindungan dapat langsung diberikan. "Anak-anak harus mendapatkan haknya untuk dilindungi," tegasnya.

Kasus ini bermula ketika sejumlah orang tua murid mendapatkan informasi mengenai dugaan kekerasan seksual yang dialami anak mereka pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Para orang tua kemudian meminta keterangan dari sejumlah guru di sekolah tersebut. Dari informasi yang dihimpun, dugaan tindakan serupa ternyata juga dialami oleh murid-murid lainnya.

Baca Juga: Orangtua di Rohul Tusuk Anak Kandung Dua Kali Gara-gara Ini, Akhirnya Ditangkap

Mendapati informasi tersebut, salah satu perwakilan orang tua korban resmi melaporkan kasus ini ke Polres Kampar pada Sabtu (20/9/2026). Pada hari yang sama, kepolisian langsung menerima tiga laporan terkait dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh terduga pelaku R.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan melacak keberadaan terduga pelaku, Unit PPA Polres Kampar pada Kamis (1/10/2026) langsung melakukan perburuan. Tim yang dipimpin oleh Kanit II Unit PPA, Aipda Syamsul Bahri, berhasil mendeteksi keberadaan R di salah satu kawasan perumahan di Kecamatan Tambang dan langsung meringkusnya.

Dalam pemeriksaan awal, R mengakui perbuatannya mencabuli sejumlah muridnya. Berdasarkan keterangan sementara dari terduga pelaku, jumlah anak yang menjadi korban diperkirakan mencapai kurang lebih 20 orang.

Baca Juga: Tepian Narosa Dihajar Pelaku PETI, Polsek Kuantan Tengah Lakukan Tindakan

Meski demikian, hingga saat ini baru tiga korban yang secara resmi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Pihak berwenang masih terus membuka ruang dan mendampingi kemungkinan adanya korban-korban lain yang berani bersuara.

 

Editor : Rinaldi
upt ppa kampar mantan kepala sd pencabulan anak