BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Menyikapi kualitas udara yang berada pada kategori sangat tidak sehat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar membagikan masker kepada masyarakat di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bangkinang Kota, Selasa (6/10/2026).
Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk mengurangi dampak paparan udara tidak sehat, terutama bagi masyarakat yang tetap beraktivitas di luar rumah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Azwan mengatakan berdasarkan pemantauan pada pukul 15.00 WIB, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten Kampar mencapai 398 dan masuk kategori sangat tidak sehat. Parameter kritis yang terpantau adalah PM2.5.
Baca Juga: Dukung Ekosistem Halal di Riau, UIR Bersiap Jadi Lembaga Pemeriksa Halal
“Kami mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi kualitas udara. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama bagi kelompok yang rentan, dan tetap mengikuti informasi serta imbauan dari pemerintah,” ujar Azwan.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran BPBD Kampar yang terdiri dari Kalaksa, Sekretaris, Kabid KL dan Kasubbag Perencanaan turun langsung membagikan masker kepada warga yang beraktivitas di sekitar Jalan Ahmad Yani, Bangkinang Kota.
Azwan mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan, untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan. Masyarakat juga diminta menggunakan masker sebagai perlindungan tambahan ketika harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Baca Juga: Daya Listrik Lemang Mulai Bernapas, PLN Datangkan Tambahan Mesin 500 KVA
Selain memantau kualitas udara, BPBD Kampar juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun BPBD Kampar dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Selasa (6/10/2026) sejumlah wilayah Kabupaten Kampar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Pada pembaruan laporan pukul 16.00 WIB, jarak pandang tercatat sekitar 1,6 kilometer. Suhu udara berada pada kisaran 25–29 derajat Celsius dengan kelembapan 78 persen dan kecepatan angin sekitar 7,3 kilometer per jam.
Baca Juga: Komitmen Jaga Keamanan Digital, Pemprov Riau Raih Penghargaan dari BSSN
“Jika kondisi cuaca memburuk, masyarakat diharapkan mengurangi aktivitas di luar rumah dan menghindari lokasi yang berpotensi membahayakan,” kata Azwan.
Sementara itu, laporan harian BPBD Kampar hingga pukul 16.00 WIB, mencatat belum terdapat kejadian bencana di wilayah Kabupaten Kampar. Titik hotspot juga tercatat nihil.
BPBD Kampar memastikan pemantauan kondisi kualitas udara, cuaca, titik hotspot dan peringatan dini terus dilakukan sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila terjadi kejadian bencana atau kondisi darurat di wilayah masing-masing agar dapat segera ditindaklanjuti petugas.(kom)
Editor : Edwar Yaman