ISPU di Kabupaten Kampar Tembus 381, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya

Kamaruddin • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 12:00 WIB
Kualitas udara di Kabupaten Kampar,  berada pada kondisi berbahaya, Kamis (8/10/2026).(Kamaruddin/Riaupos.co)
Kualitas udara di Kabupaten Kampar,  berada pada kondisi berbahaya, Kamis (8/10/2026).(Kamaruddin/Riaupos.co)

 

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Kualitas udara di Kabupaten Kampar, khususnya wilayah Bangkinang, berada pada kondisi berbahaya. Berdasarkan data aplikasi ISPUnet pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB, nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) tercatat mencapai 381.

Parameter yang menjadi penyumbang utama pencemaran adalah PM2.5, dengan konsentrasi tercatat pada angka 381. Sementara itu, PM10 berada di angka 292.

Dalam keterangan ISPUnet, kategori berbahaya menunjukkan tingkat kualitas udara yang dapat merugikan kesehatan secara serius pada populasi dan memerlukan penanganan cepat.

 Baca Juga: BRI Finance Gandeng Relawan Nanda Ladio Peduli untuk Perbaikan Jalan Berlubang di Pekanbaru

Sejumlah parameter pencemar lainnya tercatat lebih rendah, yakni SO₂ sebesar 3, CO 14, O₃ 14, NO₂ 64, dan HC 0.

Pada saat pengukuran, kondisi cuaca di Bangkinang menunjukkan suhu 30 derajat Celsius, kelembapan 80,39 persen, dan tekanan udara 1.002 mBar.

Tingginya konsentrasi PM2.5 menjadi perhatian utama karena partikel berukuran sangat kecil tersebut dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Masyarakat, terutama kelompok rentan, perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti imbauan kesehatan serta perkembangan kualitas udara dari instansi berwenang.

Data ISPUnet tersebut menunjukkan perlunya penanganan cepat terhadap kondisi pencemaran udara di Kabupaten Kampar.

 Baca Juga: Perjuangkan Sekolah Terintegrasi dan Jalan Tol, Muklisin Temui Deputi III KSP

Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops Adi Candra Lukita menjelaskan, kabut asap di wilayah Bangkinang dan Kabupaten Kampar diduga merupakan kiriman dari wilayah lain.

“Kabut asap yang menyelimuti Kota Bangkinang dan wilayah Kabupaten Kampar merupakan kiriman dari Sumatera Selatan dan Jambi,” jelas Adi Candra Lukita.(kom)

Editor : Edwar Yaman
ispu kategori berbahaya Kualitas Udara kabupaten kampar