BPBD Kampar Catat ISPU 425 Kategori Berbahaya, Warga Diimbau Waspadai Kabut Asap dan Cuaca Ekstrem

Kamaruddin • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:59 WIB
Kualitas udara tercatat berada pada kategori berbahaya dengan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 425, Ahad (18/10/2026). (Kamaruddin/Riaupos.co)
Kualitas udara tercatat berada pada kategori berbahaya dengan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 425, Ahad (18/10/2026). (Kamaruddin/Riaupos.co)

 

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan kondisi kebencanaan dan pemantauan lingkungan di wilayah Kabupaten Kampar pada Ahad (18/10/2026). 

Berdasarkan laporan harian yang diperbarui pukul 16.00 WIB, tidak terdapat kejadian bencana yang dilaporkan. Namun, kualitas udara tercatat berada pada kategori berbahaya dengan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 425.

Data pemantauan AQMS/ISPU Kabupaten Kampar pada pukul 15.00 WIB menunjukkan parameter pencemar kritis adalah PM2.5, yakni partikel halus di udara yang dapat berdampak terhadap kesehatan.

Baca Juga: PSPS Pekanbaru Mengamuk, Persiku Kudus Dihajar 4-1

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, menyampaikan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan dan potensi cuaca ekstrem.

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG yang tercantum dalam laporan BPBD Kampar, terdapat peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.

“Meski dalam laporan hari ini belum terdapat kejadian bencana, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta memperhatikan kondisi kualitas udara yang berada pada kategori berbahaya,” demikian imbauan yang perlu menjadi perhatian bersama.

Baca Juga: Lima Guru Besar Dikukuhkan, Unri Perkuat Reputasi Akademik dan Riset

BPBD Kampar juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara masih berada pada kategori berbahaya. Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat disarankan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel halus serta menjaga kondisi kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan.

Selain memantau kondisi cuaca dan kualitas udara, BPBD Kampar turut melakukan pemantauan terhadap elevasi Waduk PLTA Koto Panjang. Berdasarkan pembaruan pukul 13.00 WIB, elevasi waduk tercatat 76,27 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan aliran keluar melalui turbin sebesar 206,97 meter kubik per detik dan aliran masuk waduk sebesar 206,97 meter kubik per detik.

Sementara itu, laporan pemantauan titik panas (hotspot) mencatat nihil pada pembaruan tersebut.

Baca Juga: Mulai Senin, Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka

BPBD Kabupaten Kampar mengingatkan masyarakat agar terus mengikuti informasi resmi terkait perkembangan cuaca, kualitas udara, dan potensi bencana. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan lingkungan dan warga.(kom)

Editor : M. Erizal
ISPU Kampar kualitas udara kampar bpbd kampar