BPBD Kampar Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diminta Waspada

Kamaruddin • Dipublikasikan Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:59 WIB
BPBD Kampar mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Kamis (29/10/2026). (Kamaruddin/Riaupos.co)
BPBD Kampar mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Kamis (29/10/2026). (Kamaruddin/Riaupos.co)

 

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Kamis (29/10/2026).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan harian kondisi bencana hidrometeorologi BPBD Kampar per pukul 16.00 WIB, potensi cuaca ekstrem perlu menjadi perhatian masyarakat.

Peringatan dini tersebut mencakup 17 kecamatan, yakni Kampar Kiri Hulu, Bangkinang Kota, Kampar, XIII Koto Kampar, Kuok, Kampar Kiri, Tapung, Tapung Hilir, Tapung Hulu, Salo, Rumbio Jaya, Bangkinang, Kampa, Kampar Utara, Kampar Kiri Tengah, Gunung Sahilan, dan Koto Kampar Hulu.

Baca Juga: Muklisin Siap Jadikan Selaju Sampan Pucuk Rantau Agenda Rutin Pemkab Kuansing

“Berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang tercantum dalam laporan harian, masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang,” demikian penjelasan yang disampaikan berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Kampar.

Adi Candra Lukita juga menyampaikan bahwa hingga pembaruan laporan pukul 16.00 WIB, tidak terdapat laporan kejadian bencana di wilayah Kabupaten Kampar. Selain itu, titik panas (hotspot) juga dilaporkan nihil.

Sementara itu, berdasarkan data pemantauan kualitas udara pada Kampar Karhutla Watch (KKW) pukul 15.00 WIB, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat sebesar 66 atau berada pada kategori sedang, dengan parameter kritis PM2.5.

Baca Juga: Jelang Munas, Tatyana Sentani Sutara Ditetapkan Jadi Calon Tunggal Ketua Umum DPP IWAPI

Untuk kondisi Waduk PLTA Koto Panjang, laporan pembaruan pukul 07.00 WIB mencatat elevasi air berada pada 75,82 meter di atas permukaan laut (mdpl). Adapun aliran keluar melalui turbin (outflow turbine) tercatat sebesar 180,62 meter kubik per detik, sedangkan aliran masuk waduk (inflow) juga sebesar 180,62 meter kubik per detik.

BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat agar tetap memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari sumber resmi serta berhati-hati ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama saat terjadi hujan lebat, petir, dan angin kencang.

Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana di lingkungan masing-masing. (kom)

Editor : M. Erizal
bpbd kampar peringatan dini Potensi Hujan Lebat Disertai Petir