Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Meranti Ditargetkan Swasembada Telur Ayam 2024 Mendatang

Edwir Sulaiman • Senin, 9 Januari 2023 | 13:28 WIB
Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil ketika memantau kondisi peternakan kelompok Soma Langit di Desa Batang Malas, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, akhir tahun lalu (19/12/2022).
Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil ketika memantau kondisi peternakan kelompok Soma Langit di Desa Batang Malas, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, akhir tahun lalu (19/12/2022).

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Menuju stabilitas harga dan pasokan dari luar, Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi target swasembada telur hingga 2024 mendatang. 

Menuju target tersebut, Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil menggesa pengembangan industri peternakan ayam petelur. Inisiatif tersebut sudah mulai sejak 2022 lalu.

Adil menerangkan jika pihaknya telah melaksanakan kegiatan 10.000 ekor ayam petelur berikut dengan pengadaan pakan serta kandangnya. Dari evaluasinya, ia mengaku telah melihat antusias kelompok kerja Soma Langit di Desa Batang Malas, Kecamatan Tebing Tinggi Barat sebagai pengelola.

"Dengan melihat perkembangan ini, saya optimis kita mampu swasembada telur 2024 mendatang", ujar Adil, kepada Riau Pos, Senin (9/1/2023).

Sehingga atensinya kepada kelompok ternak terus dilakukan pembinaan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan agar target itu dapat dicapai. Bahkan ia juga menegaskan akan menambah setidaknya 13 kelompok penerima manfaat hingga tahun 2024 guna mendongkrak pengembangannya.

"Untuk mencapai swasembada telur, minimal ada 13 peternakan yang tersebar di seluruh wilayah Meranti. Artinya jika 1 peternakan dengan 5000 ekor ayam petelur menghasilkan estimasi sekitar 1,5 juta butir telur pertahun. Maka dari itu kita butuh minimal 13 peternakan untuk memenuhi kebutuhan telur di Meranti," jelas Adil.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti Ifwandi menerangkan jika saat ini terdapat dua kelompok peternak ayam petelur binaan mereka. Adapun dua kelompok tersebut dikelola oleh warga di dua desa yang berbeda, seperti Desa Batang Malas Kecamatan Tebing Tinggi Barat, dan Desa Sei Tohor, Tebing Tinggi Timur.

Jelasnya program ayam petelur ini merupakan wujud visi Bupati Muhammad Adil menuju swasembada telur, dimana setiap kelompok diberikan bantuan 2000 sampai 5000 ekor ayam petelur. 

"Menindaklanjuti arahan Bupati pada tahun ini DKPP akan menyalurkan bantuan kepada lima kelompok ternak ayam petelur. Sementara 2024, bantuan kembali diberikan kepada enam kelompok ternak untuk mencapai produksi yang diinginkan. Sehingga target swasembada dapat dicapai", ungkapnya.

Lanjut dijelaskannya, berdasarkan data pasar, kebutuhan telur di Kepulauan Meranti setiap tahunnya berjumlah 6,4 juta butir telur per tahunnya. Apabila kedepan ada 13 kelompok peternak, pihaknya menargetkan produksi telur di Kepulauan Meranti setidaknya mencapat 9 juta butir pertahun.

"Menurut data pasar yang ada, kebutuhan telur di Meranti berkisar 6,4 juta butir pertahun. Apabila nanti telah tersedia 13 kelompok ternak di tahun 2024, ini akan menghasilkan 9 juta telur per tahunnya, artinya Kepulauan Meranti mampu memenuhi kebutuhan telur secara menyeluruh bahkan surplus dan dapat di distribusikan keluar daerah", pungkasnya.

 

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)

Editor: E Sulaiman
 

Editor : Edwir Sulaiman
#swasembata telur meranti #bupati meranti adil #peternakan ayam petelur