Mesin pembangkit listrik yang baru diterima berkapasitas 1 mega watt tersebut tiba, dan telah diterima oleh jajaran PLN Selatpanjang, kemarin (5/1/2023). Demikian disampaikan oleh Kepala PLN Selatpanjang, Ricard Tambunan, Sabtu (6/1/2023).
"Tambahan satu unit mesin berkapasitas satu mega watt sudah diba di lokasi, dan telah kita terima," bebernya mejawab pertanyaan Riaupos.co.
Tambahan mesin ini, kata dia, untuk mengcover daya mampu pembangkit terhadap kemungkinan meningkatnya beban puncak jelang dan puncak mementum sejumlah perayaan keagamaan dalam waktu dekat, seperti rangkaian Imlek, Ramadan hingga Idul Fitri.
Saat ini, Ricard mengungkapkan total daya mampu PLTD pusat kabupaten Kepulauan Meranti sebesar 12.5 mega watt. Sementara beban puncak normal mencapai 11.4 mega watt. Bukan tidak mungkin jika ada kendala teknis atau meningkatnya beban puncak, kapasitas pembangkit tidak mampu menampung kebutuhan tersebut.
"Jadi untuk mengcover kemungkinan terburuk sehingga mengganggu sistem jelang momentum meningkatnya pemakaian pelanggan, maka dilakukan penambahan. Artinya dengan tambahan mesin ini, total daya mampu akan mencapai 13.5 mega watt," ujarnya.
Terhadap jadwal perdana operasiolnal mesin baru tersebut ditargetkan bakal berlangsung dalam beberapa bulan kedepan. Setelah ini rampung, maka ia kembali mengajukan satu unit penambahan mesil lainnya.
"Ini bakal dioperasikan paling lama tiga bulan mendatang. Kira fokus dulu ke yang ini, setelah ini rampung kita kembali mengajukan tambahan satu unit mesin lainnya. Target kami dalam tahun ini pembangkit kita bisa bertambah dua mega watt," harapnya.
Untuk itu ia berharap dukungan dari seluruh pihak agar rangkaian penambahan mesin berlangsung tanpa kendala.
Editor : RP Rinaldi