SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Seorang jemaah calon haji (JCH) asal Kepulauan Meranti terancam gagal berangkat setelah mendapat perawatan medis secara intensif di rumah sakit umum daerah setempat.
Kabar ini dibenarkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Meranti Drs H Sulman kepada Riau Pos, Selasa (14/5/2024) melalui panggilan telpon genggam. "Ya benar, seorang calon dalam perawatan di IGD RSUD Selatpanjang karena sakit," ungkapnya.
Identitas calon terkait atas nama Munjana, perempuan berusia 66 rahun asal Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang. Dan keputusan atas keberangkatan terhadap Munjana tergantung cacatan medis jelang keberangkatan 23 Mei 2024 mendatang.
"Semua tergantung catatan medis. Jika nanti tanggal 22 sehari jelang berangkat kesehatannya tidak memungkinkan, maka tetap tidak bisa berangkat," ujarnya.
Artinya jika jumlah jemaah saat ini 108, maka akan berkurang menjadi 107 orang. Karena proses pergantian tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. "Sudah mepet, mana bisa diganti. Ngurus paspor visa dan lain lain mana bisa sebentar," ujarnya.
Untuk diketahui JCH Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau akan berangkat menunaikan ibadah haji pada 23 Mei 2024 mendatang. 108 orang jemaah kabupaten termuda di Riau itu tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 12.
Jumlah itu terdiri dari 57 orang calon jemaah laki-laki, 51 orang perempuan dan 5 orang pendamping jemaah lanjut usia.
Untuk kloter BTH-12, masuk asrama tanggal 23 Mei 2024 pukul 08.00 WIB, diberangkatkan menuju Bandara King Abdul Azis International Airport (KAAIA) pada tanggal 24 Mei 2024 pukul 07.01 WIB.
"Sepuluh orang akan bergabung dengan Pekanbaru sementara sisanya akan bergabung dengan Kabupaten Pelalawan," ungkap Sulman.
Dari kadwal mereka seluru jemaah setempat diprediksi pulang dari tanah suci Mekah pada 4 Juli 2024. "Yang jelas awal bulan Juli nanti para jamaah haji ini sudah kembali ke Indonesia," ucapnya.
Untuk itu ia mengimbau kepada jamaah haji Kepulauan Meranti untuk menjaga kesehatan dan kebugaran dengan istirahat yang cukup serta tidak terlalu banyak beraktivitas. Selanjutnya jamaah juga melaksanakan tahapan-tahapan pra ibadah haji sampai proses ibadah haji di tanah suci nantinya.
"Kami berharap jamaah haji Kepulauan Meranti menjaga kesehatan, kemudian mengikuti petunjuk-petunjuk yang dilakukan oleh petugas dalam pelaksanaan ibadah haji, serta kembali pulang dengan selamat," harapnya.
Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)
Editor : RP Edwir Sulaiman