SELATPANJANG (RIAUPOS.CO)- Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB SekolBaca Juga: BUMD Meranti Gesa Peluang PI 10% Sektor Migasah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kepulauan Meranti berpotensi diperpanjang hingga mulainya tahun ajaran baru.
Padahal PPDB daerah termuda di Provinsi Riau ini sudah membuka dan memulai penerimaan peserta didik secara online sejak 13-15 Juni lalu.
Namun, hingga kini dominan masing-masing satuan pendidikan tingkat SD sampai SMP di Kepulauan Meranti masih memperpanjang proses pendaftaran. Kondisi ini disampaikan Sekretaris Disdikbud Kepulauan Meranti Ira Selda Fitri kepada Riau Pos, Selasa (25/6).
“Sebagian besar SD dan SMP di Kepulauan Meranti masih memperpanjang pendaftaran penerimaan peserta didik baru untuk memenuhi target rombongan belajar (rombel) atau yang masih kekurangan jumlah peserta didik,” ungkapnya.
Hanya sebagian sekolah kecil saja yang telah menutup pendaftaran PPDB, khususnya sekolah-sekolah yang berada di Selatpanjang pusat Kabupaten Kepulauan Meranti telah memenuhi target rombel.
“Rata-rata yang telah menutup proses pendaftaran sekolah yang berada di pusat perkotaan saja. Seperti di Kecamatan Tebingtinggi. Karena memang mereka sudah memenuhi kuota, jumlah maksimal rombongan belajar,” ujarnya.
Terang Ira dengan rinci, melalui bank data PPDB yang mereka kelola saat ini, jumlah peserta didik terdaftar baru 50 dari persen dari daya tampung. Artinya masih jauh dari jumlah minimal dari daya tampung dominan sekolah yang tersebar.
Sejak pendaftaran dibuka pada 13 Juni 2024 lalu, baru terdapat 1.444 orang peserta terdaftar masuk SD. Sementara target dari daya tampung yang tersedia 2.269 orang. Sedangkan untuk tingkat SMP baru 2.273 orang dari daya tampung yang tersedia sebanyak 5.031 orang.
“Makanya untuk mencukupi rombel 28 orang peserta didik setiap SD, dan 32 orang peserta didik baru tingkat SMP harus terus diperpanjang pendaftaran. Besar kemungkinan perpanjangan sampai tahun ajaran baru,” ujarnya.
Dikatakannya, ada 4 jalur pendaftaran melalui PPDB online yaitu jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan orang tua dan jalur prestasi. Bagi sekolah yang sudah memenuhi kuota, calon pendaftar akan otomatis ditolak oleh sistem dan diharuskan untuk mendaftar ke sekolah lainnya
Ira menjelaskan untuk pendaftaran bagi sekolah yang belum memenuhi kuota bisa dilakukan hingga akhir Juli 2024. Namun tak ada larangan bagi orang tua untuk mendaftarkan anaknya sampai Agustus 2024
“Karena pada akhir Juli kita sudah harus melaporkan untuk ferval untuk melihat dapodik yang baru. Tapi yakin Agustus mulai ramai,” pungkasnya.(wir)
Editor : RP Arif Oktafian