Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Imlek 2025, Nantikan Kemeriahan Festival Perang Air di Meranti

Wira Saputra • Selasa, 28 Januari 2025 | 19:02 WIB
Jelang Imlek 2025 bola lampion mulai mewarnai sejumalh ruas jalan di Selatpanjang Pusat Kabupaten Kepulauan Meranti.
Jelang Imlek 2025 bola lampion mulai mewarnai sejumalh ruas jalan di Selatpanjang Pusat Kabupaten Kepulauan Meranti.

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Tahun Baru Imlek yang segala sesuatunya selalu berwarna merah mulai tampak menghiasi kediaman warga etnis Tionghoa di pusat Kabupaten Kepulauan Meranti.

Ciri khas ketika bertepatan dengan hari tersebut juga cukup identik oleh keriuhan suara petasan yang dibakar secara mandiri hingga kelompok masyarakat setempat.

Tidak lupa lampion atau lentera terpasang di setiap rumah warga. Bahkan ribuan bola itu turut menghiasi sejumlah ruas jalan pusat kota Selatpanjang. Seperi Jalan Rintis, Ahmad Yani, Imam Bonjol, Diponegoro, dan Jalan Kartini.

Tahun ini diperkirakan berbeda dengan Imlek sebelumnya. Sejumlah kegiatan rutin Imlek yang sempat dibatasi beberapa tahun silam dampak Covid-19 hingga pelaksanaan pemilihan legislatif, kini akan kembali dilaksanakan.

Adapun perayaan yang dilaksanakan seperti Festival Perang Air, lomba keindahan lampion, dan beberapa kegiatan keagamaan. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kepulauan Meranti Eri Suhairi menerangkan bahwa festival tersendat di Kepulauan Meranti itu akan kembali dilaksanakan pada tahun ini. Laporan yang ia terima dari PHRI Kepulauan Meranti daerah tersebut kembali menjadi daya tarik ribuan wisatawan domestik dan mancanegara.

"Nanti pembukaan Perang Air kembali dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2025 di Selatpanjang. Jadi ini yang akan menjadi daya tarik wisatawan ,” ungkap Eri kepada Riaupos.co, Senin (27/1/2025).

Segala persiapan juga dikatakan sudah dimulai dengan koordinasi dengan pihak terkait. Di antaranya instansi vertikal, paguyuban, dan tokoh masyarakat.

“Segala persiapan terus kami persiapan kan dan hampir rampung. Yang pasti harapan kami pelaksanaan Perang Air bisa berlangsung meriah tahun ini,” tuturnya.

Dikatakan Eri, Festival Perang Air memang sempat absen pada tahun yang lalu dikarenakan Covid-19 dan masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan legislatif.

“Karena tahun lalu itu memasuki masa tenang, jadi pelaksanaan Perang Air tidak bisa kami laksanakan,” ujarnya.

Walaupun belum dijelaskannya secara rinci, Eri mengatakan bahwa pelaksanaan Perang Air tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Seluruh aturan selama Perang  Air nantinya juga akan segera diinformasikan pihaknya dalam waktu dekat.

“Kami berharap Festival Perang Air ini dapat meriah dan menarik kunjungan luar biasa tahun ini di daerah kota,” pungkasnya.

Situasi itu turut diperkuat oleh Manager Hotel Grand Meranti Ibnu kepada Riaupos.co. Untuk saat ini tingkat bookingan hunian kamar hotel yang mereka sediakan sudah penuh khusus tanggal 31 Januari 2025 hingga 3 Februari 2025.

"Benar, untuk Imlek 2025 ini kami sudah menerima bookingan seluruh jenis kamar yang tersedia. Untuk tangaal 31 hingga 3 Februari 2025 itu sudah full terisi," ujarnya.

Untuk itu ia berharap Imlek tahun ini dapat berjalan sesuai yang diharapkan, mengingat sejumlah iven cukup dinanti oleh wisatawan.(wir)

                                                

 

Editor : Edwar Yaman
#perang air di meranti #kepulauan meranti #Imlek 2025