Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

4.424 Warga Belum Lakukan Perekaman KTP-el

Wira Saputra • Jumat, 14 Februari 2025 | 10:13 WIB

Sejumlah anak didik salah satu sekolah di Kepulauan Meranti melakukan perekaman KTP-el  di   Disdukcapil Kepulauan Meranti, belum lama ini.
Sejumlah anak didik salah satu sekolah di Kepulauan Meranti melakukan perekaman KTP-el di  Disdukcapil Kepulauan Meranti, belum lama ini.

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Persentase capaian perekaman data KTP-Elektronik (KTP-El) di Kabupaten Kepulauan Meranti terbilang cukup tinggi, hingga semester II 2024, persentase perekaman mencapai angka 97,13 persen.

Demikian diungkapkan Kepala Disdukcapil Kepulauan Meranti Agustia Widodo ketika berincang-bincang dengan Riau Pos, Kamis (13/2).

Dikatakannya, dari 211.997 jiwa warga Kepulauan Meranti yang terdata, sebanyak 153.959 orang merupakan wajib KTP. Hingga semester II tahun 2024, telah dilakukan perekaman sebanyak 149.536 orang. 

Sementara, jumlah warga wajib KTP-El yang belum merekam hanya tinggal 4.424 orang. “Secara persentase, perekaman di Meranti telah mencapai angka 97,13 persen,” ujarnya.

Dijelaskan Widodo, ada banyak faktor yang mereka hadapi kenapa sampai saat ini masih ada ribuan warga yang belum merekam data KTP-El. 

Di antaranya, yang bersangkutan tidak berada di tempat, yang bersangkutan belum perlu KTP, sehingga belum melakukan merekaman dan bisa jadi yang bersangkutan juga tidak berdomisili di Kota Sagu.

“Dari 4.424 yang wajib KTP ini, termasuk di situ lansia dan ODGJ,” ujarnya lagi.

Kata Widodo, untuk proses perekaman, mereka sudah memaksimalkan kerja meski dengan peralatan seadanya. Selain peralatan yang memang sudah banyak rusak dan belum ada peremajaan, kendala jaringan juga sering dihadapi.

Meski demikian, dengan tekad yang kuat untuk menyelesaikan persoalan administrasi kependudukan, Disdukcapil bekerja tak kenal lelah. Alhasil, Disdukcapil mendapat penghargaan dari Bawaslu dan KPU Kepulauan Meranti karena telah ikut mensukseskan pemilihan kepala daerah serentak 2024.

“Kami akui, alat kurang memadai dan banyak rusak. Selain itu, kendala jaringan pun sering kita alami, terutama di desa-desa yang memang jauh dari kota,” sebutnya.

“Untuk mengatasi persoalan yang dihadapi selama ini, kami telah mengusulkan 10 unit alat rekam dan cetak portabel serta 10 unit starlink untuk kebutuhan jaringan dimanapun melakukan perekaman,” teranya.(gem)

Editor : Arif Oktafian
#disdukcapil kab kepulauan meranti #ktp elektronik #selatpanjang