SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kepulauan Meranti mengembangkan brigade ketahanan pangan daerah setempat. Setiap brigade akan dilengkapi dengan alat pertanian canggih dan modern.
Target tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kepulauan Meranti Ifwandi Kepada Riaupos.co, Senin (24/2/2025) siang.
"Ini program pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan). Kami telah mengembangkan lima brigade pangan untuk meningkatkan indeks pertanian daerah setempat," ujarnya.
Setiap brigade dinaungi oleh kelompok masyarakat potensial yang saat ini telah mengelola 790 hektare lahan pertanian di Kepulaun Meranti dengan metode IP 200. Kelompok ini tersebar di Ransang Pesisir, Rangsang Barat, Teluk Buntal, dan Desa Topang.
Sementara untuk target tahun ini Pemkab Kepulauan Mwranti akan mengusulkan perluasan lahan produktif seluas 1.000 hektare dengan skema menanam panen 3 kali dalam 12 bulan atau IP 300 yang akan dikeloloa lima brigade baru.
Dalam perluasan itu pihaknya juga akan menambah jumlah keterlibatan kelompok pertanian. Paling sedikit lima brigade. Setiap brigade akan dilengkapi dengan alat pertanian yang canggih. Artinya setiap petani dalam meningkatkan produksi tanam dan panen dominan menggunakan alat modern yang disalurkan oleh pusat melalui Pemkab Kepulauan Meranti.
"Karena dengan target IP 300 tentu harus didukung dengan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang canggih karena tidak bisa lagi di lakukan dengan manual untuk mengejar target hingga panen," ujarnya.
Gambarannya setiap brigade dilengkapi dengan traktor roda empat, traktor dua roda, mesin tanam, mesin panen, hingga drone penyebar pupuk, dan dalam meracun hama.
"Tentunya kami berharap realisasi terhadap sekuruh target yang menjadi atensi pemerintah pusat ini berjalan lancar di Kepulauan Meranti. Sehingga dapat mempercepat agribisnis pertanian modern, swasembada pangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," tutur Ifwandi.(wir)
Editor : Edwar Yaman