SELATPANJANG (RIAUPOS.CO)- Pemkab Kepulauan Meranti mengapresiasi langkah cepat ULP PLN Selatpanjang mengatasi krisis listrik yang menghantui Selatpanjang sebagai pusat kota di Kepulauan Meranti.
Dalam beberpa pekan terakhir, terpantau nihil dari pemadaman sehingga dianggap Pemkab Kepulauan Meranti persoalan krisis listrik selesai, atau berangsur pulih pasca devisit pembangkit.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharuddin kepada Riau Pos, Senin (17/3). “Hari ini kondisi listrik di Meranti sudah membaik, sudah terpasang 7 mesin pembangkit yang baru, empat di Gogok dan tiga di Jalan Yos Sudarso Selatpanjang,” ungkapnya.
Dikatakannya, dengan terpasangnya tujuh unit pembangkit listrik tersebut, kondisi listrik di Kepulauan Meranti telah mencukupi bahkan surplus.
Muzamil berharap dengan kondisi tersebut dapat membantu masyarakat apalagi mendekati momen Hari Raya Idulfitri. “Mudah-mudahan ini bisa membantu kelancaran kita menghadapi Idulfitri nanti,” tuturnya.
Tak lupa ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada ULP PLN Selatpanjang yang telah tanggap merespons dan menyelesaikan persoalan elektrifikasi di Kepulauan Meranti.
“Ucapan Terimakasih juga kepada pak Dalie Priasmono Kepala ULP PLN Selatpanjang telah bekerjasama dengan baik dalam membantu mencukupi kebutuhan listrik di Kabupaten ini,” tuturnya.
Terlepas dari itu Muzamil tidak membantah bahwa kondisi elektrifikasi di Kepulauan Meranti cukup tinggi, sehingga ia berharap kebutuhan listrik hingga ke desa-desa jauh yang ada di Kepulauan Meranti dapat terpenuhi.
“Kami memohon juga kepada pihak PLN kepada daerah-daerah, desa-desa tersulit yang belum terpasang instalasi maupun listrik di sana agar segera dibantu dan tetap terus menjaga daya dan pembangkit di Kabupaten ini,” pungkasnya.(wir)
Editor : Arif Oktafian