Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Upaya Membuka Trayek Ro-Ro Meranti Tujuan Kepri Bukan Isapan Jempol Belaka

Wira Saputra • Selasa, 6 Mei 2025 | 18:25 WIB
Pelabuhan Ro-Ro, Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Kepulauan Meranti.
Pelabuhan Ro-Ro, Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Kepulauan Meranti.

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti untuk membuka trayek baru angkutan kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) tujuan Kepulauan Riau, bukan isapan jempol belaka.

Pasalnya dari informasi yang diterima Riaupos.co baru baru ini, rombongan pemerintah setempat telah duduk semeja dengan pihak terkait. Rombongan tersebut dimpimpin langsung oleh Bupati AKBP (Purn) H Asmar dan diterima langsung oleh Direktur Utama PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo, di Kantor Pusat ASDP, Jakarta, Senin (5/5/2025) malam.

 Baca Juga: Desa Wisata Bukit Batu Masuk Nominasi API Award 2025, Ini yang Menjadi Daya Tariknya

Tidak hanya membahas soal penambagan trayek, pemerintah juga mengusulkan penambahan armada dan pengembangan pelabuhan. Hal itu turut dibenarkan oleh Asmar kepada Riaupos.co. Ia menyebut, posisi Kepulauan Meranti yang dikelilingi perairan memiliki potensi sangat strategis jika didukung dengan akses transportasi air yang memadai.

Maka dari itu ia menilai, keterhubungan ini akan membawa dampak positif dalam menekan angka kemiskinan di daerahnya.

"Keterbatasan akses transportasi sangat menyulitkan kami. Jika trayek ke Tanjung Balai Karimun, Batam dan Tanjung Pinang dibuka, pertukaran informasi, barang, jasa, dan orang akan meningkat. Ini sangat penting bagi perkembangan ekonomi dan sosial di daerah kami," harap Bupati Asmar.

Menanggapi usulan itu, Dirut ASDP Heru Widodo didampingi wakil direktur dan jajarannya menyebut bahwa pihaknya akan melakukan inventarisasi armada yang dianggap kurang produktif untuk kemungkinan digeser ke Meranti.

Ia juga mendorong pemerintah daerah melakukan pendekatan intensif dengan Kementerian Perhubungan agar trayek yang diusulkan dapat beroperasi.

"Ini menjadi catatan penting, kami juga berharap pemda bisa melakukan pendekatan dengan Kementerian Perhubungan dalam hal-hal pendukungnya, mudah-mudahan dapat segera diwujudkan," bebernya.

Lebih jauh ia berharap kolaborasi yang terbangun mampu menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya dalam hal penyeberangan, sehingga dapat membantu menekan angka kemiskinan di Kepulauan Meranti.

Adapun audiensi ini dihadiri oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dan sejumlah bupati dan wali kota di wilayah Riau yang memiliki akses perairan seperti Kepulauan Meranti, Bengkalis, Dumai, Pelalawan, dan Indragiri Hilir.(wir)

 

 

Editor : Edwar Yaman
#kepri #trayek roro meranti #Pemkab Kepulauan Meranti