SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Dua dari 99 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kepulauan Meranti, masuk dalam resiko tinggi dengan umur di atas 70 tahun dan kondisi kesehatan yang kurang baik.
Informasi ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kepulauan Meranti, H Sulman, kepada Riaupos.co, Rabu (7/5/2025).
"JCH di atas 70 tahun yang kondisi kesehatannya kurang baik ada dua orang. Sehingga kita kategorikan resiko tinggi," ungkapnya.
Apalagi diungkapkannya, seorang dari JCH kategori risiko tinggi sempat dirawat beberapa waktu lalu. Meskipun demikian ia berharap seluruh JCH Meranti bisa tetap berangkat dan menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji nantinya.
"Mudah-mudahan seluruh JCH kita bisa berangkat dan kembali ke tanah air dengan selamat, serta bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji. Mudah-mudahan semuanya juga mendapatkan haji yang mabrur," harap H Sulman.
Keputusan akhir terhadap JCH yang boleh diberangkatkan dan tidak diberangkatkan, akan dilakukan pengecekan ulang di Embarkasi Batam.
"Nanti di Embarkasi Batam akan dilakukan pengecekan terakhir untuk kondisi kesehatan seluruh JCH. Apakah bisa berangkat atau tidaknya akan ditentukan di sana," ujarnya.
Untuk diketahui, JCH Meranti akan diberangkatkan dalam dua gelombang. Keberangkatan pertama sebanyak 96 orang tergabung dalam kloter 9 dan sebanyak 4 orang lagi akan tergabung dalam kloter 15.
Keberangkatan pertama pada 9 Mei 2025 menuju Kota Batam. Setelah beristirahat di Asrama Haji Kota Batam selama semalam, akan diterbangkan dari embarkasi Batam (Bandara Hang Nadim) menuju Jeddah pada 10 Mei 2025.
"Pada keberangkatan gelombang pertama terdapat 95 JCH. Terdiri dari 43 JCH pria dan 52 JCH wanita. Selain itu, juga terdapat satu orang petugas medis wanita (PHD). Dimana akan berangkat dalam kloter 9," rincinya.
Selanjutnya, tambah H Sulman, sebanyak 4 JCH lagi, akan meninggalkan Kabupaten Kepulauan Meranti pada 16 Mei 2025 menuju Asrama Haji Kota Batam. Sedangkan keberangkatan dari embarkasi Batam ke Jeddah, akan dilaksanakan pada 17 Mei 2025.
"Untuk keberangkatan gelombang kedua, satu orang JCH pria dan 3 orang JCH wanita," tambahnya.
Editor : Rinaldi