SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti kembali dihantui atas kondisi keterlambatan penyaluran gaji.
Gaji yang dinanti sejak akhir April 2025 lalu, belum ditransfer oleh pemerintah daerah setempat, hingga saat ini.
Demikian disampaikam Nanda, salah seorang tenaga honorer di lingkungan organisasi perangkat daerah setempat melalui panggilan telpon genggam.
"Gaji kami telat lagi. Harusnya gaji sudah masuk pada akhir bulan lalu. Biasa itu masuk tanggal 22 setiap bulannya. Tapi sejak bulan lalu hingga kini belum juga ada notifikasi bahwa masuk ke rekening kami," ungkapnya, Senin (12/5/2025).
Ia tak mau keterlambatan penyaluran gaji tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengabaikan janji kepala daerah, agar gaji honorer dibayarkan penuh dalam 12 bulan berjalan.
"Kami tak mau keterlambatan ini menjadi salah satu upaya untuk menunda pembayaran agar kewajiban tidak penuh dalam 12 bulan berjalan. Karena kondisi 2024 lalu berawal dari kejadian seperti ini. Kami tidak mau ini terulang kembali," ujarnya.
Di sisi lain, Anton rekan dari Nanda turut mengeluhkan hal yang sama. Ia mengaku juga belum menerima jagi yang seharusnya telah ia terima.
"Sudah dari kemarin kami tunggu tapi belum juga masuk ke rekening. Kebetulan istri saya juga tenaga honorer, sampai sekarang juga belum masuk," terangnya.
Selain untuk memenuhi kebutuhan hidup, dalam waktu dekat Anton mengaku akan mengikuti tes PPPK di Kota Pekanbaru. Ia mengeluhkan, bahwa biaya keberangkatan menuju Kota Pekanbaru cukup besar.
Makanya ia berharap pemerintah dapat segera menyelesaikan beban gaji yang belum disalurkan.
Jika gaji yang dinanti tersebut belum masuk hingga 17 Mei 2025 ini, maka ia dan rekan seperjuangan akan menggelar aksi jalan kaki menuju Pekanbaru, lokasi ujian PPPK.
"Jika gaji itu tak masuk dua hari jelang ujian, maka kami beberapa orang tenaga honorer akan menggelar aksi jalan kaki dari Meranti menuju lokasi ujian di Pekanbaru," bebernya.
Terpisah Kepala BPKAD Irmansyah mengaku Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti akan menyelesaikan keterlambatan penyaluran gaji tenaga honorer dalam waktu dekat ini.
"Saat ini masih libur. Untuk gaji honorer akan kita bayarkan pada Rabu (14/5/2025) mendatang. Persediaan keungan saat ini sudah mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Besarannya tidak kurang dari Rp 4,3 milliar," ujarnya.
Menurutnya, keterlambatan terjadi dampak minimnya persediaan keuangan.
Harusnya pembayaran dapat dilakukan pada akhir pekan kemarin, namun Dana Bagi Hasil (DBH) yang dinanti mereka terima, pada Jumat (9/5/2025) sore.
"Sore baru masuk DBH, jadi tidak sempat disalurkan. Sehingga gaji itu baru bisa kita bayarkan pada hari pertama masuk kerja pekan ini," ungkapnya.
Editor : M. Erizal