SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Jajaran Polres Kepulauan Meranti layangkan surat pemanggilan kepada terduga pelaku penyeludupan kayu hasil pembalakan liar yang dibongkar pada 3 Juni 2025 lalu.
Informasi ini diungkap Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti AKP Roemin Putra ketika menjawab pertanyaan Riaupos.co, di salah satu warung kopi, Jl A Yani, Selatpanjang, Rabu (25/6/2025).
Saat ini polisi baru metapkan dua tersangka berinisial JI (41) selaku nakhoda, dan RO (27) sebagai anak buah kapal. Hanya saja hingga saat ini mereka belum periksa terduga pemilik KM Tuah atau pelaku yang sebenarnya.
Baca Juga: Iran Tangkap 700 Tentara Bayaran Israel
"Belum kami periksa. Tapi kami sudah layangkan surat panggilan," ujarnya menjawab pertanyaan wartawan tentang status pemilik atau terduga pelaku.
Ditanya kapan surat panggilan dilayangkan, ia tidak menjawab dan hanya menimpali bahwa kasus tersebut masih dalam proses.
"Masih proses itu. Nantilah ya," terangnya menutup pertanyaan wartawan yang mana dalam beberapa hari terakhir berupaya menghubunginya.
Seperti diberitakan sebelumnya polisi telah menetapkan dua awak Kapal Motor (KM) Tuah Reza sebagai tersangka. Mereka tililit kasus penyeludupan kayu ilegal dari perairan Kepulauan Meranti menuju Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau, oleh aparat kepolisian pada awal bulan ini.
Sementara status pemilik kapal dan muatan material illegal logging yang diketahui berinisial Ad, masih misteri. Meski identitas pemilik sudah disampaikan oleh kedua tersangka, hingga kini penyidik belum mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket) terhadapnya.
Jumlah kayu tidak sedikit. Atas penindakan tersebut, total kayu berhasil disita sebanyak puluhan ton pada 3 Juni 2025 lalu. Seperti yang dirangkum melalui hasil kompers sebelumnya, kapal bermuatan terdiri 25 ton kayu ilegal berhasil disita polisi persis di Perairan Selat Ringgit, Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat.
Ia menyebutkan, apa yang dibutuhkan masyarakat maka camat Bantan dapat menyampaikan ke Bupati dan ini akan disampaikan, meski dirinya bukan merupakan dapil pulau Bengkalis.
"Dalam kesempatan ini saya menyampaikan terimakasih kepada YBM PLN, sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat, semoga kita dapat menjalin silaturahmi dan terus mendukung kegiatan ini dan setiap tahunnya diperhatikan oleh PLN," harapnya.(wir)
Editor : Edwar Yaman