SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selatpanjang melaksanakan tes urine jajaran petugas Lapas serta warga binaan, Kamis (3/7/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Lapas untuk mewujudkan zero halinar (handphone, alat komunikasi, dan narkoba) di dalam lapas.
Rangkaian razia dan tes urine melibatkan jajaran petugas keamanan Lapas Selatpanjang dan staf yang dipimpin langsung oleh Kasi Adm Kamtib, Petrus Bambang Sugiarto.
Ia menyampaikan kepada seluruh petugas sebelum melakukan razia agar meningkatkan kewaspadaan dan juga meningkatkan peran unit intelijen pemasyarakatan sebagai bentuk deteksi dini.
"Razia ini merupakan langkah kita dalam menjaga integritas dan keamanan di Lapas Selatpanjang. Dengan komitmen untuk bisa mewujudkan zero halinar dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses pembinaan WBP,” ujar Petrus.
Pada kegiatan razia kamar hunian kali ini Lapas Selatpanjang tidak menemukan hp maupun narkoba yang menjadi target utama yang paling diantisipasi.
Namun petugas tetap menemukan barang-barang yang dilarang berada di blok hunian seperti sendok besi, botol kaca dan berbagai barang lainnya yang dilarang. Terhadap barang-barang tersebut kemudian langsung dilakukan pemusnahan.
Kegiatan dilanjutkan dengan tes urine terhadap 8 orang WBP dan pegawai. Tes urin ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini dan antisipasi terhadap penyalahgunaan narkoba.
Dari hasil pemeriksaan urine terhadap sampel pegawai dan warga binaan secara acak tersebut semua dinyatakan negatif narkoba.
"Kita lanjutkan dengan tes urine dan berdasarkan hasil tes urine, semua dinyatakan negatif narkoba" pungkas Petrus. (wir)
Editor : M. Erizal