SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali memberi perhatian serius terhadap kondisi kebersihan di Jalan Nelayan, Selatpanjang.
Jalan yang berhadapan langsung dengan Pelabuhan Tanjung Harapan ini terus menjadi sorotan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Muzamil Baharudin.
Pasalnya ia menilai, kondisi tumpukan sampah di lokasi tersebut sangat mengganggu, apalagi kawasan itu merupakan salah satu akses utama keluar masuknya masyarakat maupun pendatang.
Jalan Nelayan bahkan sering disebut sebagai wajah kota karena lokasinya yang langsung menyambut setiap warga yang masuk ke pusat kabupaten.
“Baru sekitar tiga bulan lalu kita sudah lakukan pembersihan, tetapi sekarang sampah kembali berserakan. Ini tidak bisa dibiarkan, apalagi lokasinya sangat strategis dan mencerminkan wajah daerah,” tegas Muzamil kepada Riaupos.co, Selasa (2/8/2025).
Menurutnya, penanganan kebersihan tidak boleh hanya bersifat sesaat, melainkan harus berkesinambungan dengan melibatkan semua pihak. Karena itu, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk turun langsung dan tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut.
“Ini bukan hanya tanggung jawab satu dinas saja. Semua OPD harus bergerak bersama. Kalau kita kompak, persoalan sampah di Jalan Nelayan bisa diatasi, dan masyarakat pun akan merasa lebih nyaman,” ujarnya.
Upaya yang dilakukan Pemkab bukan sekadar pembersihan rutin, tetapi juga diarahkan pada pembentukan kesadaran kolektif masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Pemerintah ingin menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan, mengingat permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan kegiatan bersih-bersih oleh pemerintah semata.
Muzamil menekankan, dengan langkah nyata dan dukungan masyarakat, Jalan Nelayan diharapkan bisa terbebas dari masalah sampah yang selama ini menjadi sorotan.
“Kita ingin kawasan ini benar-benar bersih, indah, dan nyaman. Tidak hanya untuk warga, tapi juga untuk tamu dari luar daerah yang datang ke Meranti,” pungkasnya.
Laporan Wira Saputra (Selatpanjang)
Editor : M. Erizal