Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Satgas Khusus Dibentuk Atasi Minimnya Dapur dan Penerima Manfaat MBG di Kepulauan Meranti

Wira Saputra • Rabu, 24 September 2025 | 20:35 WIB
Rapat perdana Satgas MBG yang digelar di Ruang Rapat Dinas PUPR, dipimpin langsung oleh Wabup Muzamil, Rabu (24/9/2025).
Rapat perdana Satgas MBG yang digelar di Ruang Rapat Dinas PUPR, dipimpin langsung oleh Wabup Muzamil, Rabu (24/9/2025).

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti percepat cakupan realisasi Program Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga membentuk satgas khusus.

Satgas tersebut dibentuk melalui Keputusan Bupati Nomor 309/HK/KPTS/VIII/2025, Pemkab resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan MBG.

Satgas ini diketuai langsung oleh Wakil Bupati Muzamil Baharudin SM MM dan beranggotakan lintas sektor mulai dari OPD teknis, ahli gizi, hingga organisasi masyarakat.

Dalam rapat perdana Satgas MBG yang digelar di Ruang Rapat Dinas PUPR, Rabu (24/9/2025), Wabup Muzamil menegaskan bahwa keberadaan satgas adalah jawaban atas keresahan publik terkait pelaksanaan program.

“Tidak mungkin kita mencapai generasi emas jika penerus bangsa kekurangan gizi. Program ini harus benar-benar matang, mulai dari bahan berkualitas, gizi tercukupi, hingga sistem distribusi yang aman. Karena ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” tegas Muzamil.

Hingga September 2025 program MBG di Meranti telah menjangkau, 11 sekolah yang tersebar tersebar di 9 SD dan 2 SMP denhan jumlah penerima manfaat sebanyak 2.753 siswa.

Selain sekolag, program itu juga telah menyasar 10 Posyandu dengan total 202 penerima manfaat untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Sementara itu, baru 1 dapur MBG yang resmi beroperasi di Selatpanjang Timur. Sembilan dapur lainnya masih dalam tahap verifikasi oleh Badan Gizi Nasional dan diharapkan segera berjalan dalam waktu dekat.

“Memang masih ada hambatan. Tapi ini bukan alasan untuk berhenti, justru menjadi acuan agar kita bergerak lebih baik ke depan,” kata Muzamil.

Menindaklanjuti hal itu, Satgas MBG tersebut akan menggelar rapat rutin untuk mengevaluasi perkembangan di lapangan. Pemkab menegaskan, semua pihak akan dilibatkan agar program benar-benar tepat sasaran.

“Ini bukan sekadar soal bagi-bagi makanan, tetapi soal bagaimana kita menyiapkan generasi emas 2045 yang sehat, cerdas, dan kuat,” tutup Muzamil.

Program MBG adalah bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan melawan malnutrisi, stunting, dan anemia, sekaligus membuka lapangan kerja baru serta memperkuat ekonomi lokal melalui dukungan pada petani dan nelayan.

Dengan adanya Satgas, Pemkab Meranti berharap pro-kontra yang berkembang bisa dijawab dengan kerja nyata di lapangan, sehingga manfaat program dapat dirasakan masyarakat secara langsung.

Laporan Wira Saputra (Selatpanjang)

Editor : M. Erizal
#satgas khusus #Pemkab Kepulauan Meranti #Program Makan Gratis Bergizi