Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kebakaran Lahap 34 Ruang SMAN 1 Tebingtinggi, Begini Nasib Ratusan Siswa Jelang Ujian

Wira Saputra • Rabu, 1 Oktober 2025 | 10:36 WIB
Kondisi terkini SMA Negeri 1 Selatpanjang pascaterbakar hebat, Selasa (30/9/2025).
Kondisi terkini SMA Negeri 1 Selatpanjang pascaterbakar hebat, Selasa (30/9/2025).

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) - Musibah kebakaran melanda SMAN 1 Tebingtinggi, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (30/9/2025) sore. Sebanyak 34 ruang kelas dan fasilitas sekolah hangus terbakar dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Api yang diduga bermula dari salah satu bagian gedung berbentuk lingkaran dengan lapangan di tengah, dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh ruangan. Hanya satu sisi sekolah yang tersisa tidak terbakar.

Petugas Damkar Satpol PP Kepulauan Meranti dibantu TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat berjibaku memadamkan kobaran api. Empat regu diturunkan dengan dukungan empat unit armada, termasuk mobil penyiram taman dari Dinas Perkimtan LH. Meski terkendala akses di pusat kota yang padat serta angin kencang, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB.

“Api sudah besar ketika kami tiba. Angin kencang membuat pemadaman cukup sulit, tapi alhamdulillah satu setengah jam kemudian berhasil dikendalikan. Total 34 ruangan terbakar,” jelas Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Meranti, Raja Yusran.

Ruangan yang terbakar meliputi kelas, ruang kepala sekolah, laboratorium, ruang komputer, multimedia, hingga ruang tata usaha. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena saat kejadian kegiatan belajar sudah selesai.

Kepala SMAN 1 Tebingtinggi, Poyadi, yang berada di lokasi, tampak sangat terpukul. Ia bahkan sempat pingsan saat menyaksikan gedung sekolahnya rata dilahap api.

“Saat kejadian sekolah sudah kosong. Semua siswa dan guru sudah pulang,” ujarnya dengan suara bergetar.

Poyadi menambahkan, pihak sekolah segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Pemkab Kepulauan Meranti untuk mencari solusi agar kegiatan belajar tetap berjalan, terutama jelang ujian TKA siswa kelas 12 pada November mendatang.

“Untuk sementara, proses belajar mengajar akan dilakukan secara daring. Kami juga berharap ada bantuan ruang belajar sementara agar anak-anak tetap bisa mengikuti pelajaran,” ucapnya.

SMAN 1 Tebingtinggi diketahui berdiri sejak 35 tahun lalu dengan luas sekitar 700 meter persegi. Saat ini sekolah tersebut memiliki 787 siswa dan 89 guru serta tenaga kependidikan. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.(wir)

Editor : Edwar Yaman
#SMAN 1 Tebingtinggi kebakaran #sman 1 tebingtinggi #kebakaran #selatpanjang