SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Kabupaten Kepulauan Meranti mencatat sejarah baru setelah Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, meresmikan Pelabuhan Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang, Kamis (2/10/2025).
Kehadiran pelabuhan megah ini disebut-sebut bakal menjadi urat nadi transportasi laut sekaligus motor penggerak ekonomi Pulau Rangsang.
Peresmian berlangsung meriah dengan dihadiri tokoh masyarakat, jajaran Forkopimda, hingga aparat desa. Momen ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan infrastruktur strategis masyarakat pesisir.
Dalam kesempatan itu, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan pelabuhan tersebut.
"Pembangunan Pelabuhan Penyagun dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan pada tahun 2024. Dengan adanya pelabuhan ini, arus transportasi laut khususnya di Desa Penyagun dan sekitarnya dapat lebih lancar," ujar Asmar.
Tak hanya soal transportasi, Bupati juga menekankan pentingnya pelabuhan ini bagi perputaran ekonomi dan akses pelayanan publik.
"Semoga pelabuhan ini dijaga bersama, karena fasilitas ini dibangun untuk kepentingan masyarakat. Dengan posisi Desa Penyagun yang strategis serta adanya Rumah Sakit Pratama Penyagun, pelabuhan ini akan menjadi titik konektivitas penting di Kabupaten Kepulauan Meranti," tegasnya.
Menurutnya, Pelabuhan Penyagun akan memperkuat operasional Rumah Sakit Pratama Penyagun. Keberadaannya menjadi jalur penting yang menghubungkan Desa Penyagun dengan Kecamatan Tebingtinggi Timur maupun Tebingtinggi, sehingga pelayanan kesehatan bisa lebih cepat dan terjangkau.
Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti, Muhammad Fakhri, menjelaskan pembangunan Pelabuhan Penyagun rampung pada akhir Desember 2024 menggunakan APBD Meranti. "Pelabuhan ini dibangun sebagai penunjang konektivitas masyarakat Pulau Rangsang, khususnya Desa Penyagun," jelasnya.
Ia juga membeberkan, dalam dua tahun terakhir Pemkab Meranti berhasil membangun dua pelabuhan penting di Kecamatan Rangsang. Pertama, Pelabuhan Tanjung Samak melalui DAK 2023, dan kini Pelabuhan Penyagun melalui APBD 2024. "Ke depan, Dishub terus berupaya menginventarisasi kerusakan dan melakukan perbaikan maupun pembangunan pelabuhan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah, serta mencari peluang pendanaan dari APBD Provinsi maupun APBN Kementerian Perhubungan," tambah Fakhri.
Masyarakat setempat menyambut peresmian pelabuhan ini dengan penuh harapan. Kehadirannya diyakini akan memangkas keterisolasian desa, mempermudah arus keluar masuk barang, dan membuka peluang ekonomi baru di sektor perdagangan maupun jasa transportasi.
Peresmian Pelabuhan Penyagun turut dihadiri Sekretaris Dishub Setu SH, Camat Rangsang Budi Cahyadi, Pabung Kodim 0303/Bengkalis Mayor Inf Rusli Dongoran, perwakilan KSOP Selatpanjang Deri, Pol Airud Selatpanjang, Kepala Desa Penyagun Saipul, serta tokoh masyarakat.
Editor : Rinaldi