SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Setelah berbulan-bulan mengambang tak beroperasi, KMP Tirus akhirnya kembali menggeliat di laut Meranti dengan jadwal trayek lama antara Insit–Mengkapan (Tanjung Buton), Insit–Dumai dan Insit–Pecah Buyung (Bantar).
Sementara untuk usulan penambahan jadwal olah gerak yang diusulkan masih terganjal karena SK Gubernur Riau. Demikian disampaikan oleh Kadishub Kepulaian Meranti M Fahri melalui Kabid Prasarana dan Keselamatan yang akrab disapa Aldo, kepada Riau Pos, Senin (27/10/2025).
“Untuk saat ini KMP Tirus sudah beroperasi lagi setelah selesai docking dan perbaikan. Tapi jadwalnya masih pakai pola lama. Penambahan jadwal masih menunggu SK lintasan dari Gubri,” jelas Aldo.
Saat ini, KMP Tirus melayani rute Insit–Dumai dua kali sepekan (Rabu dan Sabtu), Insit–Kampung Balak–Mengkapan sekali seminggu (Senin), serta Insit–Pecah Buyung (Bantar) dua kali sepekan (Rabu dan Sabtu).
Namun masyarakat menilai jadwal itu belum cukup. Lonjakan penumpang dan aktivitas logistik yang makin tinggi membuat kebutuhan tambahan trip menjadi mendesak.
Melihat situasi itu, Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti bergerak cepat. Melalui surat resmi bernomor 500.11/DISHUB/V/2025/260, Dishub telah mengajukan penambahan jadwal ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Pekanbaru agar rute Insit–Mengkapan bisa dilayani tiga kali sepekan.
“Permintaan masyarakat terus meningkat. Karena itu, kita minta ada evaluasi dan revisi jadwal. Semoga segera terealisasi,” ujar Aldo.
Warga berharap, rencana ini tidak berakhir di meja birokrasi. Sebab bagi masyarakat pesisir, roro bukan sekadar kapal melainkan urat nadi pergerakan ekonomi dan kehidupan.
"Semua menanti langkah cepat Pemprov Riau agar ada penambahan trayek dan jadwal. Sebab satu tandatangan di atas SK bisa menjadi penentu kelancaran transportasi laut dan denyut ekonomi Kepulauan Meranti ke depan," harap Fami salah seorang warga Kecamatan Tebingtinggi.
Laporan Wira Saputra
Editor : M. Erizal