Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PLN Kejar Waktu Pulihkan Listrik Selatpanjang, Mesin Tambahan Tiba Akhir Pekan Ini

Wira Saputra • Kamis, 30 Oktober 2025 | 16:15 WIB
Wakil Bupati Muzamil ketika menggelar rapat koordinasi bersama Manager PLN ULP Selatpanjang Dalie Prasmono, Kamis (30/10/2025).
Wakil Bupati Muzamil ketika menggelar rapat koordinasi bersama Manager PLN ULP Selatpanjang Dalie Prasmono, Kamis (30/10/2025).

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Krisis listrik di Kota Sagu mulai berangsur pulih. Dari lima mesin pembangkit yang sempat lumpuh, empat di antaranya kini kembali beroperasi dan sudah menambah pasokan daya ke sistem, hanya satu unit lagi yang masih dalam tahap perbaikan.

Kepala ULP PLN Selatpanjang, Dalie Priasmoro, memastikan perbaikan berlangsung cepat. "Empat unit sudah selesai diperbaiki. Saat ini daya mampu PLN Selatpanjang telah naik menjadi 11,8 MW dari total kebutuhan 13,2 MW. Satu unit lagi sedang dalam proses perbaikan," ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Ia menjelaskan, sebelumnya lima mesin pembangkit mengalami kerusakan berat dan mengakibatkan kehilangan daya sebesar 5,6 MW. Kondisi itu memaksa PLN menerapkan pemadaman bergilir yang menimbulkan keresahan di masyarakat. Kini, seiring membaiknya sistem, jadwal pemadaman mulai dikurangi di sejumlah wilayah.

"Jadwal lama masih berlaku, tapi intensitas pemadaman sudah kami kurangi secara bertahap. Kami terus melakukan evaluasi dan penyesuaian," tegas Dalie.

Tak berhenti di situ, PLN juga mengebut pengiriman delapan unit mesin pembangkit baru dengan kapasitas total 6 MW. Empat unit pertama dijadwalkan tiba di Selatpanjang pada akhir pekan ini dan ditargetkan sudah bisa beroperasi sebelum 3 November 2025.

"Pondasi mesin baru sudah siap. Jika pengiriman berjalan lancar, keempat unit pertama langsung dipasang untuk memperkuat pasokan listrik sesuai komitmen kami," tambah Dalie.

Menurutnya, kedatangan mesin baru tersebut akan membuat pasokan listrik di Kepulauan Meranti aman setidaknya dua tahun ke depan. Konvoi pertama pengiriman disebut telah melintasi Jambi dan segera tiba di Riau, sebelum diteruskan ke Selatpanjang melalui jalur laut menggunakan ponton berkapasitas 120–150 kaki.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin SM MM, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah cepat PLN. Ia menegaskan, seluruh perangkat daerah diminta turun langsung mengawal proses mobilisasi peralatan.

"Kami sudah instruksikan Dinas Perhubungan, Satpol PP, PUPR, dan OPD terkait agar berkoordinasi penuh dengan PLN. Pastikan pengiriman mesin berjalan aman dan lancar tanpa hambatan," tegas Muzamil.

Ia juga menyoroti kondisi geografis lokasi bongkar muat di Meranti yang berlumpur dan bergambut. "Tim teknis harus mengantisipasi potensi gangguan di titik bongkar. Komponen ramp-door dan alat berat harus disiapkan agar ponton tetap stabil saat unloading," ujarnya mengingatkan.

Selain itu, Muzamil mengimbau agar semua pihak berhati-hati dalam menyampaikan informasi publik tentang jadwal nyala listrik. "Lebih baik realistis daripada memberikan janji yang belum pasti. Kondisi sudah jauh membaik, dan ini harus dijaga dengan komunikasi yang solid," tegasnya.

Dalie menambahkan, begitu mesin baru tiba, PLN akan langsung melakukan proses instalasi dan sinkronisasi sistem. "Target kami jelas, seluruh sistem listrik di Kepulauan Meranti kembali normal sebelum tanggal 3 November," tutupnya dengan nada optimistis.

 

Editor : Rinaldi
#listrik pln #mesin baru #Pemadaman bergilir #selatpanjang