Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Gelombang Penolakan Menguat! Kader Gerindra Meranti Tak Sudi Budi Arie Masuk Partai

Wira Saputra • Senin, 10 November 2025 | 18:10 WIB
Ketua DPC Gerindra Meranti, Dr Taufiqurrohman
Ketua DPC Gerindra Meranti, Dr Taufiqurrohman

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Wacana bergabungnya Budi Arie Setiadi, mantan Menteri Komunikasi dan Ketua Umum Projo ke Partai Gerindra mulai menuai gejolak hingga ke Kepulauan Meranti.

Seperti penolakan keras yang datang dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kepulauan Meranti, secara terbuka menyatakan keberatan dan meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk tidak meloloskan rencana tersebut.

Ketua DPC Gerindra Meranti, Dr. Taufiqurrohman, yang juga dikenal sebagai anggota DPRD lima periode, menegaskan bahwa langkah Budi Arie untuk masuk ke Gerindra tidak selaras dengan semangat perjuangan kader di daerah.

Menurutnya, partai yang lahir dari semangat nasionalisme dan pengorbanan kader akar rumput harus dijaga dari kepentingan sesaat dan langkah politik oportunistik.

“Kami di Meranti menyampaikan sikap tegas: menolak wacana bergabungnya Pak Budi Arie ke Partai Gerindra. Ini bukan persoalan pribadi, tetapi soal marwah dan integritas perjuangan kader yang sudah berjuang sejak awal membangun partai ini dari nol,” tegas Taufiq, Senin (10/11/2025).

Ia menilai, kehadiran sosok Budi Arie justru berpotensi menimbulkan gesekan psikologis di internal, terutama bagi kader lama yang telah lama mengabdi tanpa pamrih.

“Kami menghormati beliau sebagai tokoh relawan nasional, tapi sebaiknya tetap berkiprah di jalur Projo. Gerindra punya sejarah, nilai, dan basis perjuangan sendiri yang dibangun dengan keringat dan loyalitas kader dari bawah,” katanya lagi.

Menurut Taufiq, sikap penolakan ini bukan bentuk pembangkangan terhadap keputusan pusat, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan politik DPC dalam menjaga kesolidan dan semangat juang kader di tingkat daerah.

“Kader Gerindra di Meranti solid dan tegak lurus dengan Pak Prabowo Subianto. Tapi kami juga punya tanggung jawab menjaga semangat dan kepercayaan kader lama. Kami tidak ingin energi partai tersedot pada dinamika politik yang justru mengganggu fokus perjuangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini Partai Gerindra di seluruh tingkatan tengah fokus menjalankan agenda politik dan sosial rakyat, termasuk memperkuat struktur partai hingga ke pelosok daerah, memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, dan memastikan seluruh program pro-rakyat berjalan optimal.

“Gerindra punya pekerjaan besar untuk rakyat. Energi partai harus diarahkan ke kerja konkret, bukan pada langkah politik yang bisa memunculkan kegaduhan internal,” ucapnya.

Sikap tegas DPC Gerindra Meranti ini menjadi penegasan bahwa soliditas kader di daerah masih kuat dan berakar pada idealisme perjuangan partai, bukan pada kalkulasi politik sesaat.

Mereka menyatakan akan terus menjaga Gerindra tetap menjadi rumah besar bagi para pejuang sejati yang berkomitmen pada kepemimpinan dan visi besar Prabowo Subianto.

“Gerindra bukan tempat persinggahan politik. Ini rumah perjuangan. Kami akan tetap setia menjaga marwah dan loyalitas kader dari bawah,” pungkas Taufiq penuh keyakinan. (wir)

Editor : M. Erizal
#budi arie setiadi #gerindra #kepulauan meranti