SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Rencana pembangunan gudang stok beras Perum Bulog di Kabupaten Kepulauan Meranti kian matang.
Pemerintah daerah dan Bulog dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada awal pekan depan sebagai langkah awal realisasi pembangunan fasilitas logistik pangan tersebut.
Hal itu disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, saat menerima kunjungan Kepala Kanwil Perum Bulog Riau–Kepri, Dani Satrio, bersama Kepala Cabang Bengkalis, Dely Bayu Putra, di Kantor Bupati, Selasa (10/12/2025).
“Senin nanti Pemkab Meranti akan menandatangani MoU dengan Bulog terkait pembangunan gudang stok beras. Ini langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Bupati Asmar.
Ia menyambut baik koordinasi dari jajaran Bulog dan menilai pembangunan gudang tersebut strategis bagi stabilisasi harga maupun ketersediaan beras di kabupaten kepulauan itu.
“Saya mengajak seluruh masyarakat mendukung langkah ini. Penguatan sistem logistik pangan sangat dibutuhkan agar Meranti tidak rentan terhadap fluktuasi pasokan,” ujarnya.
Lahan Hibah Pemkab: Dekat Pelabuhan Dorak, Luas 2,1 Hektare
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ifwandi, menegaskan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan yang akan dihibahkan ke Bulog sebagai lokasi pembangunan gudang.
“Lokasi lahan berada tidak jauh dari kawasan Pelabuhan Dorak, dengan luas tidak kurang dari 2,1 hektare. Secara strategis sangat mendukung aktivitas bongkar muat dan distribusi pangan,” jelasnya.
Ifwandi menambahkan, pemilihan lokasi tersebut memudahkan Bulog dalam menyalurkan beras ke kecamatan-kecamatan, mengingat aksesnya dekat dari pusat kota dan jalur transportasi laut.
Sementara itu, Kepala Kanwil Perum Bulog Riau–Kepri, Dani Satrio, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Meranti.
“Kami berterima kasih kepada pak Bupati yang sangat mendukung penguatan ketahanan pangan. Bulog berkomitmen menjaga ketersediaan beras di Meranti agar tetap aman dan stabil,” ujarnya.
Dani mengatakan pembangunan gudang ini menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kelangkaan atau gangguan pasokan beras di masa mendatang.
“Apa yang dibahas hari ini bersama Bupati kami harapkan bisa berjalan baik dan cepat terealisasi,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bulog juga menyerahkan cenderamata kepada Bupati Asmar dan jajaran sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dalam program penyaluran beras SPHP. (wir)
Editor : M. Erizal