Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Meranti Kembali Usulkan 84 Sekolah Masuk Program Revitalisasi 2026 Usai 17 Sekolah Rampung di 2025

Wira Saputra • Senin, 19 Januari 2026 | 18:45 WIB
Kepala Bidang Sapras Disdikbud Kabupaten Kepulauan Meranti, Feni Utami, ST
Kepala Bidang Sapras Disdikbud Kabupaten Kepulauan Meranti, Feni Utami, ST

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali mengusulkan puluhan sekolah sebagai penerima Program Revitalisasi Sekolah dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026.

Total terdapat 84 satuan pendidikan yang diajukan, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP, yang saat ini masih dalam tahap verifikasi administrasi.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Feni Utami, ST, kepada Riaupos.co.

Untuk itu menurutnya seluruh usulan tersebut telah disampaikan ke pemerintah pusat dan kini menunggu hasil verifikasi pemberkasan.

“Untuk tahun 2026 ini ada 84 sekolah yang kita usulkan, terdiri dari 29 PAUD, 38 SD, 15 SMP, dan 2 SKB. Karena masih proses verifikasi, kami belum bisa memastikan besaran anggaran yang akan diterima,” ujar Feni, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, besaran bantuan akan ditentukan setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan teknis sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan.

Sebagai perbandingan, pada tahun anggaran 2025 lalu, sebanyak 17 sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti berhasil masuk sebagai penerima program rehabilitasi dan pembangunan baru dari pemerintah pusat.

Sekolah penerima tersebut terdiri dari beberapa jenjang. Pada Subbid PAUD, yakni TK Negeri Citra Damai, TK Budi Utomo Rangsang Barat, TK Kasih Bunda Lemang Rangsang Barat, dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kundur, Tebing Tinggi Barat.

Sementara pada Subbid SD, yakni SD Negeri 17 Alah Air dan SD Negeri 5 Bungur.

Untuk Subbid SMP, meliputi SMP Negeri 1 Rangsang, SMP Negeri 3 Rangsang, SMP Negeri 6 Rangsang, SMP Negeri 2 Rangsang Barat, SMP Negeri 3 Rangsang Barat, SMP Negeri 5 Rangsang Pesisir, SMP Negeri 1 Tebing Tinggi Barat, SMP Negeri 4 Pulau Merbau, SMP Negeri 5 Pulau Merbau, serta SMP Negeri 3 Tebing Tinggi Timur. Sedangkan pada Subbid PNFI, program tersebut diterima oleh SKB Tengku Sulung Cantik.

“Program ini sangat membantu daerah, terutama untuk sekolah-sekolah yang kondisi bangunannya sudah tidak layak atau membutuhkan penambahan ruang belajar,” tambahnya.

Program Revitalisasi Sekolah merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah, mulai dari ruang kelas, sanitasi, hingga fasilitas pendukung pembelajaran berbasis digital.

Pelaksanaan program ini menggunakan skema swakelola, di mana pihak sekolah mengelola langsung dana bantuan dengan melibatkan komite sekolah, guru, serta masyarakat sekitar. Seluruh proses pengajuan hingga pemantauan dilakukan secara digital melalui aplikasi REViT, sehingga lebih transparan dan akuntabel.

“Dengan keterlibatan masyarakat, rasa memiliki terhadap fasilitas sekolah juga meningkat, sehingga bangunan yang sudah direvitalisasi bisa dijaga dan dirawat bersama,” jelas Feni.

Pemerintah daerah berharap, mayoritas sekolah yang diusulkan pada tahun 2026 dapat lolos verifikasi sehingga semakin banyak peserta didik di Kepulauan Meranti yang dapat menikmati lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah kepulauan tersebut. (wir)

Editor : M. Erizal
#program revitalisasi #revitalisasi sekolah 2026 #Pemkab Kepulauan Meranti #program revitalisasi sekolah