SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) - Situs resmi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi sasaran serangan siber besar-besaran yang mengakibatkan tampilan sejumlah laman dialihkan ke konten judi online.
Insiden ini terungkap setelah warga dan pengguna internet yang mengakses website pemerintah justru mendapati tampilan promosi judi daring.
Pantauan di lapangan, saat laman resmi salah satu perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti diakses, pengunjung langsung diarahkan ke halaman berisi konten berbau judi.
Arahan ini seperti panduan permainan slot dan ajakan bermain dengan judul mencolok “Slot Gacor $ Situs Resmi Link Slot Bet 200.”
Selain itu sempat pulih dan kembali lagi diserang dengan tampilan yang berbeda SBOBET88,pusat situs judi bola mix parlay & link agen sbobet terbaik 2026. Sehingga Informasi layanan TIK publik tidak lagi tampil sebagaimana mestinya.
Hal ini turut diakui oleh Sekretaris Diskominfotik Kabupaten Kepulauan Meranti A Safi'i M.Kom kepada Riaupos.co, Rabu (4/2/2026) sore. Bahkan ia mengaku bahwa serangan terjadi secara berulang sejak Januari 2026 lalu.
Parahnya, Ia menyebutkan, domain utama merantikab.go.id mengalami serangan siber hingga mencapai sekitar ribuan kali percobaan peretasan. Serangan tidak hanya menargetkan satu laman, tetapi juga sejumlah subdomain di bawah domain resmi pemerintah daerah.
“Sejak beberapa waktu terakhir, domain merantikab.go.id mengalami serangan dengan intensitas sangat tinggi, mencapai ribuam kali percobaan. Namun berhasil bobol sebanyak tiga kali. Terakhir, itu kemarin. Namun berhasil kita optimalkam kembali,” ujarnya.
Menurutnya, tim persandian dan teknis Diskominfo saat ini terus melakukan penanganan dan pengamanan untuk memulihkan sistem serta memastikan website kembali aman digunakan.
Ia menambahkan, setelah dilakukan langkah mitigasi dan pelaporan, intensitas serangan siber mulai melandai. Beberapa laman utama portal pemerintah daerah sudah dapat diakses kembali.
Kasus ini menunjukkan masih adanya kerentanan terhadap sistem keamanan website pemerintah yang dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan konten ilegal, termasuk judi daring.
"Tentunya Insiden tersebut menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat sistem keamanan siber demi menjaga kepercayaan publik dan keberlangsungan layanan digital," ujarnya. (wir)
Editor : M. Erizal