Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Berbeda dari Tahun Lalu, Safari Ramadan Pemkab Meranti akan Bergulir di Paruh Akhir

Wira Saputra • Kamis, 26 Februari 2026 | 15:16 WIB

Bupati H Asmar ketika memberikan arahan saat melakukan pelepasan mubaliq Ramadan di Setdakab Meranti belum lama ini.
Bupati H Asmar ketika memberikan arahan saat melakukan pelepasan mubaliq Ramadan di Setdakab Meranti belum lama ini.

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) --Pelaksanaan Safari Ramadan 1447 Hijriah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dipastikan tetap berlangsung tahun ini. Namun, jadwalnya baru dimulai setelah peringatan Nuzulul Quran atau memasuki paruh akhir Ramadan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Meranti, Safrizal, menjelaskan bahwa mundurnya waktu pelaksanaan bukan tanpa alasan. Sejumlah agenda kedinasan yang beririsan dengan awal Ramadan membuat rangkaian safari tidak bisa digelar seperti tahun sebelumnya.

"Kalau tahun lalu, dua hari setelah Ramadan sudah mulai turun ke kecamatan. Tahun ini cukup banyak kegiatan pemerintahan yang harus diselesaikan lebih dulu, sehingga safari baru bisa kita jadwalkan setelah 17 Ramadan," ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Menurut Safrizal, penyesuaian jadwal dilakukan agar seluruh unsur pimpinan daerah tetap dapat terlibat secara maksimal. Ia menyebutkan, pembagian tim masih dalam tahap finalisasi, termasuk penentuan pejabat yang akan mendampingi.

Rencananya, rombongan akan dibagi menjadi tiga tim yang dipimpin oleh bupati, wakil bupati, dan sekretaris daerah. Skema ini dinilai efektif agar kunjungan ke sembilan kecamatan tetap dapat terlaksana meski waktu relatif lebih singkat menjelang akhir Ramadan.

Ia menegaskan, meskipun digelar lebih dekat ke penghujung bulan suci, substansi kegiatan tidak berubah. Selain buka puasa dan salat berjamaah, pemerintah daerah juga akan menyerahkan santunan untuk anak yatim serta bantuan bagi masjid yang dikunjungi.

"Intinya bukan soal cepat atau lambatnya pelaksanaan, tetapi bagaimana kehadiran pemerintah tetap dirasakan masyarakat di bulan Ramadan," tambahnya.

Dengan penjadwalan ulang tersebut, Pemkab berharap Safari Ramadan tetap menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjaga semangat kebersamaan hingga akhir bulan suci.

 

Editor : Rinaldi
#penyesuaian jadwal #pemkab meranti #safari ramadan