Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jalan Lukit–Sungai Tengah Dibangun Lewat CSR, Terobosan Infrastruktur di Merbau

Wira Saputra • Senin, 9 Maret 2026 | 08:45 WIB

Salah satu ruas jalan di Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti yang menjadi jalan lintas antar kecamatan, Ahad (8/3/2026).
Salah satu ruas jalan di Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti yang menjadi jalan lintas antar kecamatan, Ahad (8/3/2026).

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) --Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai mematangkan rencana pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Lukit dengan Sungai Tengah di Kecamatan Merbau. Proyek tersebut akan didukung melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan komunikasi dengan dua perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, yakni PT Imbang Tata Alam (ITA) dan PT RAPP, untuk membantu pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai penting bagi akses masyarakat.

Menurutnya, PT ITA menyatakan kesediaan memberikan dukungan melalui program CSR dengan nilai sekitar Rp3,5 miliar. Dana tersebut direncanakan digunakan untuk membangun ruas jalan Lukit–Sungai Tengah pada tahun 2026.

“Pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan yang beroperasi di Merbau. Salah satunya PT ITA yang berencana membantu pembangunan jalan Lukit menuju Sungai Tengah melalui dana CSR sekitar Rp3,5 miliar,” ujar Asmar saat berada di Kecamatan Merbau, kemarin (7/3/2026).

Ia menjelaskan, keterlibatan perusahaan dalam pembangunan daerah menjadi salah satu solusi untuk mempercepat penyediaan infrastruktur di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

Menurut Asmar, kerja sama antara pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperbaiki konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sebelumnya, PT ITA juga tercatat pernah mendukung pembangunan infrastruktur jalan di daerah tersebut. Pada tahun 2025, perusahaan itu membantu pembangunan jalan di Kampung Tenan sepanjang kurang lebih 1,8 kilometer dengan nilai sekitar Rp2,9 miliar.

Bupati menilai kontribusi tersebut cukup membantu pemerintah daerah dalam memperbaiki akses transportasi di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Sementara itu, Camat Merbau, Wan Jumiati, menyampaikan bahwa pembangunan jalan masih menjadi kebutuhan utama masyarakat di wilayahnya. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah telah melakukan perbaikan dan pembangunan jalan di kawasan Teluk Belitung.

Ia menyebutkan pada periode 2024 hingga 2025 telah dilakukan pembangunan dan rehabilitasi jalan di wilayah tersebut dengan panjang lebih dari satu kilometer.

Meski demikian, masih ada sejumlah ruas jalan yang kondisinya belum memadai dan membutuhkan penanganan lanjutan agar mobilitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar.

Selain persoalan infrastruktur jalan, pemerintah kecamatan juga mencatat sejumlah kebutuhan lain di tengah masyarakat, termasuk fasilitas rumah ibadah. Masjid Al-Ihsan di Kelurahan Teluk Belitung, misalnya, sebelumnya telah menerima bantuan karpet dari pemerintah daerah, namun jumlahnya dinilai masih belum mencukupi.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat berupa santunan bagi anak yatim dan kaum duafa yang diserahkan secara simbolis bersama Baznas dan pihak perusahaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, serta unsur Forkopimcam Merbau.

 

Editor : Rinaldi
#program csr #kecamatan merbau #jalan poros