Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Meski Stok Aman di Meranti, Jangan Coba Timbun BBM dan Gas Elpiji

Wira Saputra • Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:11 WIB

Ilustrasi elpiji 3 Kg
Ilustrasi elpiji 3 Kg

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Meski lonjakan kebutuhan energi rumah tangga masih tinggi pasca Idulfitri 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji 3 kilogram berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Meranti, Marwan, menegaskan bahwa distribusi elpiji subsidi masih berjalan stabil setelah adanya tambahan pasokan beberapa hari lalu. Pada 24 Maret 2026, sebanyak 13 loading order (LO) elpiji tiba dan langsung disalurkan ke jaringan agen tanpa penundaan.

"Setiap LO berisi 560 tabung dan seluruhnya sudah kami distribusikan ke agen. Artinya, stok di lapangan tetap terjaga," ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Tak hanya elpiji, pasokan BBM jenis Pertalite juga mendapat tambahan signifikan di tanggal yang sama. Sebanyak 200 kiloliter Pertalite masuk ke Meranti dan langsung dipasok ke lima APMS yang beroperasi di wilayah tersebut.

"Dengan jumlah tersebut, kebutuhan masyarakat masih dalam batas aman," jelasnya.

Marwan memastikan, hingga kini tidak ada gangguan dalam proses distribusi. Baik BBM maupun elpiji tetap mengalir lancar ke masyarakat tanpa hambatan berarti.

Kondisi ini turut diperkuat dari pantauan di lapangan. Aktivitas pengisian BBM di SPBU Jalan Imam Bonjol, Selatpanjang, tampak normal tanpa antrean panjang, mencerminkan situasi yang masih kondusif.

Meski stok dinyatakan aman, pemerintah daerah tetap mengingatkan masyarakat agar tidak membeli secara berlebihan apalagi melakukan penimbunan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga distribusi tetap merata dan mencegah kelangkaan buatan.

"Gunakan sesuai kebutuhan. Jangan sampai ada yang menimbun karena bisa merugikan masyarakat luas," tegas Marwan.

Editor : Rinaldi
#BBM dan elpiji #Stok Aman #kepulauan meranti