SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 110 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Kepulauan Meranti yang sebelumnya mengikuti doa bersama dan prosesi adat tepung tawar, kini telah berada di tanah suci dan menjalani rangkaian ibadah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kepulauan Meranti, H. Surasman, menjelaskan total jemaah tahun ini berjumlah 110 orang, terdiri dari 47 laki-laki dan 63 perempuan yang berasal dari berbagai wilayah di Meranti.
Ia memastikan kondisi seluruh jemaah dalam keadaan baik. “Alhamdulillah, sementara kabar yang kami terima semua jemaah dalam kondisi sehat. Mohon doanya agar selalu sehat,” ujarnya.
Baca Juga: Polisi Patroli di SPBU di Bagansiapiapi Rohil, Awasi Praktik Penimbunan BBM
Surasman juga menyampaikan, saat ini para jemaah telah menyelesaikan sejumlah rangkaian kegiatan di Madinah. “Jemaah saat ini sudah selesai melaksanakan masuk Raudhah, kunjungan ke Masjid Quba, Bukit Uhud, dan kebun kurma,” jelasnya.
Selanjutnya, para jemaah tengah bersiap untuk melanjutkan perjalanan ke Makkah guna melaksanakan umrah wajib.
“Saat ini sudah bersiap-siap untuk perpindahan ke Makkah. Menunggu jadwal, kemungkinan hari Rabu atau Kamis. Biasanya sekitar satu minggu di Madinah sebelum bergerak ke Makkah,” tambahnya.
Baca Juga: Berikut Persediaan Stok BBM di Kepulauan Meranti di Tengah Kelangkaan Sejumlah Daerah
Terkait kondisi cuaca di Tanah Suci, ia menyebutkan suhu cukup tinggi. “Cuaca di sana rata-rata sekitar 39 derajat Celsius, bahkan sesekali bisa mencapai 40 derajat. Ini masih masa transisi dari musim dingin ke musim panas,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berada di bawah koordinasi Kementerian Haji dan Umrah, dengan tetap bersinergi bersama Kementerian Agama.
“Kami berharap dukungan doa dari masyarakat agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan lebih baik dari sebelumnya,” tuturnya.
Baca Juga: Rintangi Penyidikan Dugaan Korupsi, Honorer Setwan Pekanbaru Dituntut Empat Tahun Penjara
Perwakilan jemaah, Darus Amin, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah selama proses keberangkatan.
“Kami berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Semoga menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi daerah,” ucapnya.
Sebelumnya, para jemaah telah mengikuti doa bersama serta prosesi tepung tawar sebagai tradisi Melayu yang melambangkan harapan keselamatan dan kelancaran perjalanan menuju tanah suci. (wir)
Editor : M. Erizal