JAKARTA(RIAUPOS.CO)— Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai fokus memperkuat sistem arsip digital dan budaya literasi masyarakat daerah. Langkah itu ditandai dengan audiensi ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) di Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Audiensi dipimpin langsung Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar bersama Ketua DPRD H. Khalid Ali. Turut mendampingi Ketua Komisi III DPRD, Bunda Literasi Kabupaten Kepulauan Meranti Ismiatun, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, sekretaris dinas, serta jajaran pustakawan daerah.
Dalam pertemuan dengan ANRI yang disambut Kepala ANRI Mego Pinandito beserta jajaran, Pemkab Meranti membahas penguatan tata kelola arsip daerah, peningkatan kapasitas SDM kearsipan, hingga pengembangan sistem arsip yang lebih modern dan terintegrasi.
Penguatan arsip digital dinilai penting untuk mendukung tertib administrasi pemerintahan sekaligus menjaga keamanan data daerah. Terlebih, pengelolaan arsip yang baik menjadi salah satu indikator tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
ANRI juga menyatakan komitmennya memberikan pendampingan khusus kepada Pemkab Meranti dalam penataan sistem kearsipan daerah agar lebih tertib dan sesuai standar nasional.
Usai dari ANRI, rombongan melanjutkan audiensi ke Perpusnas RI dan disambut Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, Suharyanto, beserta jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas dukungan pengembangan perpustakaan daerah, alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik, hingga program peningkatan literasi masyarakat di wilayah Kepulauan Meranti.
Pemkab Meranti menilai perpustakaan daerah harus mampu bertransformasi menjadi pusat edukasi dan pengembangan pengetahuan masyarakat, bukan sekadar tempat membaca buku. Kehadiran perpustakaan juga diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya generasi muda di daerah perbatasan.
Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar mengatakan arsip dan perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan daerah.
“Arsip dan perpustakaan memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan daerah. Arsip menjadi fondasi tata kelola pemerintahan yang baik, sementara perpustakaan merupakan pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat,” ujar Asmar.
Ia menambahkan, Pemkab Meranti akan terus memperkuat regulasi, meningkatkan kapasitas SDM, serta membangun sinergi lintas sektor untuk menghadirkan layanan arsip dan perpustakaan yang lebih modern dan mudah diakses masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi dengan ANRI dan Perpusnas dapat terus berlanjut, sehingga masyarakat Kepulauan Meranti, khususnya di wilayah perbatasan, dapat merasakan manfaat nyata dari peningkatan layanan kearsipan dan literasi,” tambahnya.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Meranti berharap penguatan arsip digital dan budaya literasi dapat menjadi bagian penting dalam mendorong kualitas pendidikan, pelayanan publik, dan tata kelola pemerintahan daerah yang lebih baik.(wir)
Editor : Edwar Yaman