Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Perbaikan Jalan Nelayan Selesai Pasca-Rusak akibat Mobilitas Mesin Pembangkit

Wira Saputra • Jumat, 15 Mei 2026 | 09:48 WIB
Kondisi Jalan Nelayan ketika diperbaiki oleh jajaran mitra PLN Selatpanjang beberapa pekan lalu. (ISTIMEWA)
Kondisi Jalan Nelayan ketika diperbaiki oleh jajaran mitra PLN Selatpanjang beberapa pekan lalu. (ISTIMEWA)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Kerusakan parah Jalan Nelayan, Selatpanjang yang disebut akibat mobilitas kendaraan bermuatan pembangkit listrik milik vendor PLN akhirnya mulai diperbaiki.

Perbaikan dilakukan setelah Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kepulauan Meranti beberapa kali melayangkan surat teguran kepada pihak PLN hingga turun langsung meninjau lokasi kerusakan.

Kepala PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Selatpanjang Roni, membenarkan bahwa perbaikan jalan kini sudah dikerjakan oleh vendor PLN. "Kita langsung meminta dan mendesak vendor agar segera memperbaiki Jalan Nelayan. Sudah diperbaiki," ujar Roni saat dikonfirmasi.

Baca Juga: JCH Meranti Tetap Khusyuk Beribadah di Tengah Suhu Ekstrem Makkah

Menurutnya, proses perbaikan dilakukan dengan pengecoran pada badan jalan yang mengalami kerusakan cukup parah. "Secara teknis dikerjakan oleh vendor PLN. Bisa dilihat langsung, sekarang sudah dikerjakan. Mungkin sudah mau selesai," katanya.

Sebelumnya, kondisi Jalan Nelayan sempat menjadi sorotan warga karena mengalami kerusakan di sejumlah titik setelah dilalui kendaraan bertonase tinggi yang mengangkut mesin pembangkit listrik PLN pada akhir 2025 lalu.

Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti Rahmat Kurnia, mengatakan pihaknya bahkan telah tiga kali menyurati PLN agar segera bertanggung jawab memperbaiki kerusakan jalan tersebut. "Jalan ini akses penting masyarakat. Karena itu harus segera diperbaiki," ujarnya.

Baca Juga: Dituntut 18 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp5,6 Triliun, Artis Ramai-ramai Bela Nadiem, Ada Juga Anggota DPR

Rahmat menyebut terdapat tiga titik kerusakan berat di Jalan Nelayan yang diduga muncul setelah kendaraan pengangkut mesin pembangkit melintas.

Ia menjelaskan, sebelum pengangkutan dilakukan, pihak vendor PLN sempat mengirim surat permohonan izin melintas kepada PUPR pada 29 Oktober 2025. "Setelah mesin melintas, terjadilah kondisi seperti ini," katanya.

PUPR sebelumnya juga sempat memberi ultimatum kepada pihak PLN agar segera melakukan perbaikan. Bahkan, jika vendor tidak bergerak, pemerintah daerah mengancam akan memperbaiki jalan menggunakan anggaran daerah. "Kalau mereka belum memperbaiki, maka kita akan perbaiki melalui anggaran daerah," tegas Rahmat.

 

Editor : Rinaldi
#vendor pln #mesin pembangkit #kerusakan jalan