SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Kabupaten Kepulauan Meranti kembali direncanakan menerima bantuan sapi kurban bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026. Namun seperti tahun sebelumnya, proses verifikasi sempat terkendala karena belum adanya sapi lokal yang memenuhi spesifikasi berat sesuai ketentuan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kepulauan Meranti, Ifwandi, kepada Riau Pos, Senin (18/5) siang menjelaskan bahwa kendala utama masih pada bobot sapi yang dipersyaratkan.
”Masih sama dengan tahun lalu. Sedikit terkendala karena sapi lokal belum ada yang memenuhi spesifikasi beratnya,” ungkapnya.
Menurut Ifwandi, pada tahun sebelumnya pihaknya terpaksa mengusulkan dua ekor sapi lokal untuk mencapai berat minimal yang ditentukan, yakni 800 kilogram secara kumulatif. Sementara tahun ini, spesifikasi yang diminta berkisar 850 kilogram untuk satu ekor sapi.
”Udah dapat. Itupun harus dipasok dari luar. Jika sebelumnya dua ekor sapi lokal untuk memenuhi berat minimal, kalau tahun ini satu ekor tapi beratnya 850 kilogram dan dipasok dari luar,” jelasnya.
Ia menambahkan, jenis sapi yang diusulkan merupakan sapi simental dengan postur besar dan bobot sesuai kriteria. Namun demikian, usulan tersebut masih menunggu persetujuan dari tim verifikasi..
Baca Juga: Kapan Gaji 13 PNS Meranti Disalurkan? Berikut Gambaran Kepala BPKAD
”Penetapan hewan kurban ini harus sesuai regulasi yang ada, baik dari sisi kesehatan hewan, umur, bobot, hingga kelayakan sebagai hewan kurban. Jadi tidak bisa sembarangan, harus melalui tahapan pemeriksaan kesehatan, administrasi, dan rapat koordinasi,” terang Ifwandi.
Saat ini, DKPP Meranti masih berada pada tahap pemeriksaan kesehatan hewan dan koordinasi penentuan lokasi penyaluran. Rencananya, sapi kurban bantuan presiden tersebut akan diserahkan melalui Masjid Arrahma Banglas.(wir)
Editor : Arif Oktafian