Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

41 SPPG MBG Kepulauan Meranti Masih Belum Dapat Beroperasi, yang Telah Beroperasi Tetap Berjalan Seperti Biasa

Wira Saputra • Rabu, 17 Juni 2026 | 22:20 WIB
Ilustrasi program makan bergizi gratis atau MBG.
Ilustrasi program makan bergizi gratis atau MBG. (Istimewa)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kepulauan Meranti masih tertahan. Sebanyak 41 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga kini masih berstatus di-hold dan belum dapat beroperasi, meski sebagian besar fasilitas dapurnya telah rampung dibangun.

Dari jumlah tersebut, 4 unit merupakan SPPG mandiri dan 37 unit lainnya berada di wilayah terpencil. Menariknya, sebanyak 34 dari 37 SPPG di daerah terpencil itu sebenarnya sudah menyelesaikan pembangunan dapur dan secara fisik nyaris siap digunakan.

Namun demikian, operasional seluruh unit tersebut belum bisa dimulai karena masih menunggu arahan dari pimpinan.

Baca Juga: Dibuka Wako Agung Nugroho, Pekanbaru Job Fair 2026 Diserbu Ribuan Pencaker

Koordinator Wilayah Kepulauan Meranti, Suryani, mengatakan status hold ini membuat cakupan layanan MBG belum bisa diperluas secara maksimal, terutama untuk wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

“Yang belum beroperasi masih menunggu arahan dari pimpinan,” ujar Suryani kepada Riaupos.co, Rabu (17/6/2026).

Di tengah tertahannya puluhan SPPG tersebut, layanan MBG yang sudah berjalan dipastikan tetap normal. Sebanyak 23 SPPG mandiri yang telah aktif saat ini masih terus menyalurkan makanan bergizi kepada sekitar 37 ribu penerima manfaat di Kepulauan Meranti.

Baca Juga: Hujan Lebat Guyur Kota Bangkinang Kampar, Sejumlah Ruas Jalan Tergenang Air

“Sejauh ini 23 SPPG mandiri yang melayani MBG tetap berjalan sebagaimana biasanya,” katanya.

Untuk itu ia menegasman bahwa jumlah tersebut menunjukkan realisasi MBG di daerah kepulauan itu terus berkembang meski BGN sedang menghadapi tantangan dari sisi kelembagaan di tingkat pusat.

Menurut Suryani, hingga saat ini pihaknya belum menerima perubahan petunjuk teknis maupun mekanisme pelaksanaan program dari pemerintah pusat pasca pergantian pimpinan BGN. Karena itu seluruh proses penyaluran tetap mengacu pada aturan yang selama ini berlaku.

Baca Juga: Tertibkan Aktivitas PETI di Area PT KTBM, Polres Kuansing Musnahkan 33 Unit Rakit

"Walaupun ada kasus di tingkat pusat dan pimpinan BGN telah berganti, sampai saat ini petunjuk teknis pelaksanaan MBG belum ada perubahan. Karena itu seluruh kegiatan tetap berjalan normal dan tidak ada kendala dalam penyalurannya di Kepulauan Meranti," tegasnya.

Dengan capaian 23 dapur aktif dan sekitar 43 ribu penerima manfaat, Kepulauan Meranti menjadi salah satu daerah di Riau yang hingga kini masih mampu menjaga keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis di tengah dinamika yang terjadi pada lembaga pelaksana program tersebut di tingkat nasional.(wir)

Editor : M. Erizal
#SPPG #kepulauan meranti #Mbg