Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sosek Malindo 2026 Makin Dekat, Imigrasi Selatpanjang Intensifkan Koordinasi

Wira Saputra • Jumat, 19 Juni 2026 | 16:25 WIB
Menjelang pelaksanaan Forum Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) 2026, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang memperkuat koordinasi dengan Konsulat Malaysia di Pekanbaru. (Istimewa)
Menjelang pelaksanaan Forum Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) 2026, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang memperkuat koordinasi dengan Konsulat Malaysia di Pekanbaru. (Istimewa)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Menjelang pelaksanaan Forum Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) 2026, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang memperkuat koordinasi dengan Konsulat Malaysia di Pekanbaru, belum lama ini.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan persepsi terkait berbagai isu di kawasan perbatasan, khususnya yang menyangkut mobilitas masyarakat dan dinamika sosial ekonomi lintas negara.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Konsulat Malaysia tersebut tidak sekadar silaturahmi kelembagaan. Kedua pihak membahas sejumlah isu penting yang berkembang di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, mulai dari arus perlintasan masyarakat, aktivitas perdagangan, hingga peluang penguatan kerja sama antarinstansi.

Baca Juga: Kejar Program Prioritas 2027, Pekan Depan Bupati Asmar Pimpin Rombongan Meranti ke Bappenas 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang menegaskan, hubungan Indonesia dan Malaysia—terutama di wilayah perbatasan—memiliki nilai strategis yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena itu, komunikasi aktif dan koordinasi yang solid dinilai menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan bersama.

“Hubungan baik ini harus terus dijaga melalui koordinasi yang intens dan kolaborasi berkelanjutan. Dengan sinergi yang kuat, berbagai persoalan di kawasan perbatasan dapat diantisipasi dan ditangani bersama demi kepentingan masyarakat kedua negara,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Dalam diskusi, perhatian juga mengarah pada kondisi sosial ekonomi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti yang secara geografis sangat dekat dengan Malaysia. Kedekatan ini menjadikan interaksi lintas batas berlangsung sangat dinamis, baik dalam perdagangan, hubungan sosial, maupun aktivitas budaya yang telah terjalin sejak lama.

Baca Juga: Pencairan Gaji Ke-13 ASN Siak Masih Terus Diusahakan 

Karena itu, penguatan koordinasi keimigrasian dinilai semakin penting agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar, namun tetap berada dalam koridor hukum dan pengawasan yang tertib.

Salah satu fokus utama pembahasan ialah persiapan Sosek Malindo 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Batam pada 22–26 Juni 2026. Forum bilateral tersebut menjadi wadah strategis bagi Indonesia dan Malaysia untuk merumuskan langkah konkret dalam pembangunan kawasan perbatasan, mulai dari konektivitas wilayah hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Kepala Imigrasi Selatpanjang, suksesnya forum tersebut sangat bergantung pada kekuatan koordinasi antarinstansi sejak tahap persiapan.

Baca Juga: Kembali, Pemkab Inhu Terima Opini WTP dari BPK RI 

“Pertemuan ini penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi. Harapannya, Sosek Malindo 2026 tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga melahirkan rekomendasi yang benar-benar berdampak bagi kawasan perbatasan,” katanya.

Editor : M. Erizal
#Sosek Malindo 2026 #konsulat malaysia pekanbaru #imigrasi selatpanjang