SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan terus menjadi perhatian berbagai pihak. Dalam konteks tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli menghadirkan Program Cahaya Edukasi dan Restorasi Daya Anak Sekolah Riau di Madrasah Aliyah (MA) Mu’allimin Muhammadiyah, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Melalui program ini, PLN UIP Sumbagteng tidak hanya menghadirkan dukungan berupa fasilitas pendidikan, tetapi juga mendorong penguatan kapasitas guru dan peserta didik. Program yang dijalankan mencakup penyediaan sarana literasi dan perangkat pembelajaran digital, pembangunan sudut literasi atau Literacy and Digital Corner, pelatihan guru terkait literasi digital dan metode pembelajaran inovatif, serta pendampingan kegiatan belajar dan literasi bersama komunitas maupun relawan pendidikan.
Kepala MA Mu’allimin Muhammadiyah, Abu Hamid menyampaikan bahwa kehadiran Program Cahaya Edukasi dan Restorasi Daya memberikan dampak positif bagi sekolah maupun peserta didik. ”Program ini menjadi bentuk perhatian nyata PLN terhadap dunia pendidikan. Kami merasakan bahwa dukungan yang diberikan tidak hanya membantu peningkatan fasilitas sekolah, tetapi juga memberikan motivasi bagi para siswa untuk semakin semangat dalam belajar dan mengembangkan potensi diri mereka,” ujar Abu Hamid.
Baca Juga: KLM Setia Bersama Karam di Selat Rengit
Sementara itu, Assistant Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIP Sumbagteng, Muhammad Jamil menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PLN untuk hadir tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
”Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan bangsa. Melalui Program Cahaya Edukasi dan Restorasi Daya Anak Sekolah Riau, PLN ingin menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang sedang menempuh pendidikan. Kami berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi energi positif yang mendorong semangat belajar sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” ujar Muhammad Jamil.(adv)
Editor : Arif Oktafian