Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dua Jabatan Strategis di Pemkab Meranti Masih Kosong, Eks Kadis Kominfotik Nonjob

Rinaldi • Kamis, 2 Juli 2026 | 18:26 WIB
Kepala BKPSDM Kepulauan Meranti, Bakharuddin. (Dok Riaupos.co)
Kepala BKPSDM Kepulauan Meranti, Bakharuddin. (Dok Riaupos.co)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Dua jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti hingga kini masih kosong, yakni Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfotik) serta Sekretaris DPRD (Sekwan).

Kekosongan ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah rotasi besar-besaran 38 pejabat administrator dan pengawas yang baru dilakukan Pemkab Meranti. Bahkan, mantan pejabat pada salah satu posisi tersebut kini berstatus nonjob atau staf biasa.

Kepala BKPSDM Kepulauan Meranti Bakharuddin, mengungkapkan kursi Kadis Kominfotik kosong setelah pejabat sebelumnya Muhlisin, mengundurkan diri dengan alasan keluarga.

Baca Juga: Terima SK Plt, Muklisin Diminta Jaga Situasi Kondusif di Kuansing 

"Untuk sementara jabatan itu diisi Pelaksana Tugas (Plt), yakni Sekretaris Diskominfotik, Sukri," ujar Bakharuddin, Kamis (2/7/2026). Ia menambahkan, Muhlisin saat ini belum menempati jabatan baru dan sementara berstatus sebagai staf biasa.

Sementara itu, jabatan Sekretaris DPRD kosong setelah pejabat sebelumnya, Ery Syahri, memasuki masa pensiun pada akhir Juni 2026. "Untuk sementara jabatan Sekwan diisi Plt oleh Kabag Risalah, Kurniawan Hadiputra, sampai ada penetapan pejabat definitif," katanya.

Menurut Bakharuddin, pengisian jabatan definitif pada posisi strategis tersebut masih menunggu proses lanjutan sesuai kebutuhan organisasi. Di tengah masih adanya kekosongan itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti pada Rabu (1/7/2026) melantik 38 pejabat administrator dan pengawas. Dari jumlah itu, 18 orang merupakan pejabat administrator dan 20 lainnya pejabat pengawas.

Baca Juga: Gaji Ke-13 ASN di Meranti Cair, Penyaluran Dua OPD Sempat Molor sebab Terganjal Administrasi

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, menegaskan rotasi dilakukan untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Jabatan ini amanah. Saya minta pejabat yang dilantik segera beradaptasi, bekerja profesional, disiplin, dan mampu menghadirkan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat," tegas Asmar.

Masih kosongnya dua kursi strategis tersebut menunjukkan penataan birokrasi di Pemkab Meranti belum sepenuhnya tuntas.

Editor : Rinaldi
#nonjob #pemkab meranti #jabatan strategis